kelebihan dan kekurangan material pagar

Memelihi materail pagar tidak dapat dilakukan sembarangan karena pagar berfungsi sebagai pelindung yang diletakan di luar rumah. Pagar juga sering terkena sinar matahari dan air hujan, jangan sampai anda salah memilih material pagar, bisa saja pagar itu cepat rusak. Nah mari kita simak kelebihan dan kekurangan material pagar.

Besi

Kelebihan besi adalah terkenal kuat dan kokoh. Besi mampu memberikan perlindungan yang baik bagi rumah. Besi juga tahan lama, tidak mudah kusam, dan dapat dibentuk sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Namun, besi memiliki harga yang relatif mahal dan waktu pengerjaannya lama sesuai dengan ketebalan besi tersebut. Besi cocok untuk digunakan di rumah yang bergaya minimalis, modern dan klasik.

Beton

Kelebihan beton adalah kuat dan solid serta tahan lama. Sedangkan kekurangannya adalah mahal dan membutuhkan waktu lama untuk membuatnya.

Pagar beton memberikan kesan yang masif dan kaku karena berbentuk flat. Pagar beton cocok digunakan di rumah bergaya minimalis dan modern. Jika pagar beton ingin diekspos, gunakan cat anti lumut dan waterproofing sebagai finishing-nya.

Batu Alam

Kelebihan batu alam adalah dapat menciptakan kesan alami dan tersedia dalam berbagai bentuk dan warna. Kekurangannya adalah pagar batu alam ini membutuhkan perawatan yang rutin agar tidak dihinggapi lumut.

Bata Ekspos

Kelebihan bata ekspos adalah menciptakan kesan yang alami dan natural. Kekurangannya adalah mudah lapuk dan dihinggapi lumut sehingga harus melakukan perawatan dengan rutin.

Pilihlah bata ekspos yang dibuat menggunakan teknik pabrikasi, bukan tradisional. Bata ekspos cocok digunakan di rumah bergaya modern dan tradisional.

Bata Plesteran

Dilihat sekilas, tampilan bata plesteran mirip dengan beton, namun kekuatannya tidak sebaik beton. Dari cara penggunaannya, bata plesteran tidak hanya berbentuk flat melainkan dapat dibuat dengan berbagai motif.

Kekurangan dari bata plesteran adalah jika campuran bahan yang digunakan untuk memplester tidak baik, maka pagar tersebut akan mudah retak. Pagar dari bata plesteran cocok digunakan di rumah yang bergaya minimalis, modern, dan klasik. Bata plesteran ini harus dilapisi dengan anti lumut karena terkena langsung sinar matahari dan air hujan.

Kayu

Kayu dapat menciptakan nuansa alami dan hangat. Kayu mudah dibentuk ke dalam berbagai model. Kekurangannya adalah mudah kusam, keropos dan lapuk. Agar tidak mudah hancur saat terkena air hujan, pilihlah kayu yang solid dan padat seperti kayu ulin atau kayu besi. Pagar kayu cocok digunakan di rumah bergaya minimalis, modern, tradisional dan klasik.

Bambu
Kelebihan bambu terletak pada harganya yang murah dan mudah didapat. Bentuknya dapat menciptakan kesan yang unik. Kekurangannya adalah tidak kokoh, mudah kusam, keropos, dan lapuk.

Pagar bambu cocok digunakan di rumah yang bergaya tradisional dan modern. Pilihlah bambu warna kuning karena tampilannya lebih menarik dan lebih kuat dibandingkan dengan bambu hijau.

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! Thatís great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before itís published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>