Walpaper Dinding Minimalis

Walpaper dinding tidak sama dengan walpaper stiker walpaeper dinding memiliki sifat tahan lama dan mengunakan lem khusus pada saat pemasangan. Tidak semua walpaper dinding bertekstur, ada juga yang polos sehingga bisa dilukis. Kami akan memberikan beberapa informasi tentang walpaper dinding.

Macam-macam wallpaper dinding
Di bawah ini kami akan menjabarkan mengenai beberapa macam jenis wallpaper dinding yang tersedia di pasaran, diantaranya adalah sebagai berikut :

#Wallpaper non woven
Wallpaper dinding jenis non woven ini memang jarang ditemui di Indonesia. Bahan material pembuatan wallpaper ini adalah non woven itu sendiri. Wallpaper ini memiliki kualitas yang jauh lebih bagus dibandingkan dengan wallpaper jenis lainnya. Harganya yang bisa dikatakan mahal sebanding dengan kualitas dan keuntungan yang ditawarkan oleh produk ini. Non woven ini dapat dipakai lebih dari satu kali, dan dalam memasangnya pun memerlukan keahlian yang khusus karena rumit.

#Wallpaper vinyl
Berbeda dengan wallpaper non woven, jenis vinyl ini memang lebih banyak dijumpai di Indonesia. Terbuat dari bahan material vinyl, dan memiliki harga cukup ekonomis. Wallpaper vinyl memang banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia. Hal ini dikarenakan harganya yang murah tetapi kualitas tidak murahan. Penggunaan dari wallpaper ini bisa bertahan hingga 5 tahun.

#Wallpaper fabric backing
Wallapaper fabric backing merupakan wallpaper yang memiliki harga selangit dibandingkan dengan jenis lainnya. Hal ini dikarenakan bahan pembuatannya yang berasal dari rajutan fabric yang memiliki ketebalan tersendiri. Wallpaper ini biasanya digunakan di dalam istana raja. Jika ingin membelinya pun, kita harus memesan terlebih dahulu secara langsung ke tempat produksi. Sebab, wallpaper jenis ini tidak diproduksi banyak atau bisa dikatakan limited edition. Dalam proses pembuatannya pun sangat rumit, dan lem perekat yang digunakan juga bukan lem biasa.

Wallpaper pure backing
Jenis wallpaper yang terakhir adalah pure backing. Wallpaper satu ini bahan material pembuatannya adalah kertas. Sehingga jenis pure backing ini mudah sekali rusak dan sobek, dikarenakan bentuknya yang tipis. Penggunaan dari wallpaper pure backing ini hanya bersifat temporary, sebab tidak tahan lama.

Beberapa cara memilih wallpaper dinding minimalis
Dalam mendesain wallpaper dinding minimalis memang tidak terlalu banyak bermain dengan motif yang ramai, melainkan lebih kepada motif yang sederhana dan warna wallpaper. Pada ruang tamu hunian minimalis, pengaplikasian wallpaper telah menjadi trend saat ini. Di bawah ini kami akan membagikan tips dalam memilih wallpaper dinding minimalis, diantaranya adalah :

#Bahan material wallpaper dinding minimalis
Pilihlah bahan wallpaper yang mudah dibersihkan, sekaligus perawatannya juga mudah. Vinyl adalah salah satu bahan material wallpaper yang lebih mudah perawatannya dibandingkan jenis bahan textile ataupun foil. Selain itu, material jenis vinyl juga memiliki ketahanan yang bagus terhadap kelembaban.

#Pemilihan jenis motif dan warna wallpaper
Dalam memilih motif wallpaper dinding minimalis yang akan digunakan di rumah anda, maka wallpaper bermotif lembut adalah pilihan yang cocok. Usahakan untuk tidak menggunakan motif dengan pola besar pada hunian minimalis anda. Hal ini bertujuan agar ruangan tidak nampak sempit. Untuk rumah minimalis, warna wallpaper yang cocok adalah warna netral misalnya kream, coklat, atau putih agar nantinya nampak elegan dan modern. Ada baiknya jika wallpaper disesuaikan dengan beberapa furniture yang terdapat di ruangan anda agar nampak serasi dan rapi.

#Pilihlah wallpaper dinding minimalis yang tidak permanen
Untuk memudahkan anda dalam mengganti motif wallpaper ketika bosan nanti, maka jangan memilih wallpaper yang permanen. Jika motif wallpaper bergaris yang anda gunakan, ada baiknya wallpaper dipasang pada salah satu sisi dinding ruangan saja. Perhatikan juga kualitas dari wallpaper yang anda beli, agar dapat dipakai dalam jangka panjang dan tidak mudah rusak motif maupun warnanya.

Langkah-langkah dalam memasang wallpaper dinding minimalis
Dalam memasang wallpaper dinding terdapat tahapan-tahapannya yang perlu kita ketahui, diantaranya adalah :

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan dinding dari kotoran. Usahkan sebelum memasang wallpaper, bersihkan dulu dinding anda dari debu atau sejenisnya. Apabila terdapat dinding yang permukaannya tidak rata, maka usahakan untuk meratakannya terlebih dulu. Hal ini bertujuan, agar tercipta wallpaper dinding minimalis yang rapi dan menarik.
Langkah selanjutnya, dalam pemasangan wallpaper dinding minimalis lakukan pengukuran pada bagian dinding yang akan dipasang wallpaper. Ukurlah dengan tepat, dan beri tanda pada dinding berupa tanda garis menggunakan penggaris. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kesalahan saat penggulungan wallpaper. Pada sisi kiri dan kanan sisakan 3-4 cm, 2-3 cm dibagian ujung, dan potong bagian yang tersisa menggunakan gunting. Sebelum menggunting, garis terlebih dahulu agar rapi.
Kemudian, hitung jumlah gulungan wallpaper yang diperlukan. Pada wallpaper dinding minimalis terdapat rumus cara menghitungnya yaitu:
Luas dinding = (2 x (Panjang + Lebar )) x tinggi ruangan.

Sedangkan rumus dari luas wallpaper setiap 1 rol = ( panjang x lebar ) , sehingga dapat diketahui berapa bahan yang dibutuhkan dengan rumus :

Wallpaper = luas dinding : luas wallpaper 1 rol

Tahap berikutnya adalah pemasangan dari wallpaper dinding minimalis. Gulunglah wallpaper tersebut hingga bagian paling depan, sehingga pada bagian wallpaper yang rekat nantinya akan menempel pada permukaan dinding tersebut. Kemudian pada bagian wallpaper yang dirasa kurang menempel, rekatkanlah lagi pada dinding. Jika nanti ada bekas lekatan akibat tempelan wallpaper, anda dapat menghilangkannya dengan menggunakan spons yang sudah dibasahi.

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! Thatís great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before itís published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>