07
Nov

15 Kesalahan Saat Mendekor Rumah

15 Kesalahan Saat Mendekor Rumah

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor –  Kebanyakan orang berpikir bahwa mendekorasi rumah adalah hal yang mudah. Akibatnya, mereka asal saja dalam menentukan warna dinding, membeli furnitur, dan meletakkan hiasan. Memang, sangat sering ditemukan kesalahan dalam ruangan yang didekor sendiri oleh seseorang. Semua orang sebenarnya bisa mendekor rumah sendiri. Karena itu, apabila Anda ingin mendekor rumah sendiri, hindari kesalahan-kesalahan ini agar rumah Anda tertata dengan baik. Hidup pun akan lebih nyaman.

  1. Asal Memasang Hiasan Dinding

Gantungan dinding dan pigura foto memang dapat menghiasi dinding di rumah Anda, namun penempatannya harus tepat. Terkadang pemilik rumah meletakkan hiasan dinding terlalu tinggi sehingga tidak enak dilihat. Maka dari itu sebelum terlanjur memasang paku untuk hiasan dinding, ukur terlebih dahulu tinggi yang pas, sesuaikan dengan tinggi mata manusia. Selain itu sesuaikan ukuran hiasan dinding dengan luas dinding. Jangan memasang hiasan berukuran kecil pada dinding yang luas, dan sebaliknya.

  1. Tema Tidak Sesuai

Terkadang orang jatuh hati dengan beberapa tema dan ingin mengaplikasikannya di satu ruang. Biasanya, kasus seperti itu malah membuat rumah tidak nyaman. Sebaiknya tentukan tema utama untuk ruangan di rumah Anda sebelum mulai membeli furnitur. Tentu Anda tetap bisa memadukan dua tema asalkan ada kesatuan agar tetap enak dilihat.

  1. Membiarkan Area Foyer kosong

Foyer banyak ditemukan di rumah yang tidak memiliki ruang tamu. Terkadang pemilik rumah membiarkan area ini kosong. Foyer pada dasarnya berfungsi sebagai area penerima tamu sekaligus ruang transisi sebelum berpindah ke ruangan di rumah. Jika di rumah Anda terdapat foyer, jangan lupa hiasi area ini dengan pajangan atau tanaman dalam pot.

  1. Membiarkan Kabel Berserakan

Di masa kini kebutuhan akan barang elektronik semakin meningkat, tentunya hal ini tak lepas dengan banyaknya kabel berserakan di rumah Anda. Jangan biarkan kabel-kabel tersebut berserakan karena akan membuat rumah Anda terlihat berantakan. Anda dapat merapikannya dengan klip kabel, atau menyembunyikannya di balik furnitur.

  1. Penempatan Furnitur yang Salah

Furnitur yang diletakkan sembarangan dapat membuat ruangan di rumah menjadi tidak nyaman. Sirkulasi manusia di dalam ruangan pun jadi terhambat. Atur posisi penempatan furnitur tak hanya agar Anda leluasa bergerak, namun juga agar ruangan terlihat cantik.

  1. Tetap menggunakan barang yang tidak disukai

Kebanyakan orang sayang membuang barang yang dimiliki, meskipun sebenarnya sudah tidak suka lagi. Sebaiknya ubah kebiasaan tersebut. Hibahkan pajangan atau hiasan di rumah yang memang tidak Anda sukai lagi, lalu ganti dengan yang baru. Sadar atau tidak, Anda akan merasa lebih nyaman saat ada di ruangan tersebut.

  1. Terlalu Matching

Jika Anda berpikir “makin matching, makin bagus”, sebaiknya ubah pemikiran tersebut. Ruangan yang hanya menggunakan satu tone warna malahan bisa terlihat monoton. Umumnya masyarakat non-desainer suka takut main warna, cokelat lagi cokelat lagi sepanjang pergantian tren. Beranikan untuk bermain dengan warna, agar dapat memberikan suasana berbeda. Padu padankan warna yang berbeda pada dinding dan furnitur.

  1. Ukuran Furnitur Tidak Pas dengan Luas Ruang

Saat mulai berbelanja furnitur, beberapa pemilik rumah lupa atau bahkan tidak memikirkan luas ruang yang tersedia. Ada baiknya sebelum pergi membeli furnitur, ukur terlebih dahulu luas ruangan agar bisa disesuaikan dengan ukuran furnitur. Jangan pernah menggunakan furnitur besar yang berkesan “padat” untuk ruangan kecil. Jangan pula menggunakan furnitur serba mungil jika ruangan luas.

  1. Pencahayaan Kurang atau Berlebih

Pencahayaan pada interior rumah memegang peranan penting. Cahaya yang cukup dapat membuat rumah terasa nyaman dan menambah estetika pula. Memang pada rumah yang dibangun developer, biasanya menggunakan cahaya yang pas-pasan, ditambah lampu pijar dengan watt yang pas-pasan juga. Beri pencahayaan yang cukup untuk ruangan yang tertutup dengan sedikit bukaan. Pada ruangan dengan terlalu banyak bukaan, siasati dengan menggunakan tirai.

  1. Furnitur Menempel dengan Dinding

Salah satu persepsi yang salah dalam menata ruang ialah menempatkan furnitur menempel ke dinding. Banyak yang berpikir penempatan furnitur seperti itu akan membuat ruangan terasa luas. Nyatanya dengan penempatan seperti itu malah membuat ruangan terlihat kurang menarik dan monoton. Mulailah berinovasi dalam menempatkan furnitur dengan susunan yang lain.

  1. Mengabaikan Jendela

Pada beberapa rumah seringkali jendela dibiarkan begitu saja. Pemilik rumah tidak menganggap jendela sebagai aksesori rumah. Jendela dianggap sebagai sesuatu yang hanya mendatangkan panas dan tembus pandang dari luar, sehingga ditutup terus. Banyak sekali lho ide-ide unik untuk menghiasi jendela di rumah Anda.

  1. Takut Bermain Warna

Karena takut tidak cocok, kebanyakan orang lebih memilih warna-warna “aman” untuk di rumah, seperti cokelat, putih, atau warna netral lainnya. Namun tidak ada salahnya Anda mulai melirik warna-warna yang lebih berani. Pada intinya, hati-hati bermain warna, namun jangan sampai membuat Anda takut menggunakan warna-warna yang “tak biasa”.

  1. Kesalahan Padu Padan Warna

Padu padan warna memang tidak mudah, harus membuat konsepnya terlebih dahulu. Prosesnya memang trial and error, harus dilihat dulu hasilnya agar dapat dapat dilihat cocok atau tidaknya. Banyak warna-warna yang sebenarnya cocok dipadu padan, carilah referensi untuk memperkaya pengetahuan Anda mengenai padu padan warna.

  1. Sama Sekali Tidak Menggunakan Cermin

Keberadaan cermin pada ruangan memang bukan hal utama, namun sebenarnya cermin juga berfungsi untuk dekorasi, sama seperti lukisan. Apabila ukurannya cukup besar, cermin juga dapat memberikan efek luas pada ruangan. Masukkan cermin dalam daftar hiasan dinding yang akan Anda beli!

  1. Ruangan yang Terlalu “Ramai”

Bayangkan ruangan dengan banyak hiasan, sofa penuh bantal, dengan dinding banyak motif. Tidak nyaman, bukan? Tentu Anda tetap bisa bermain motif, namun sebaiknya berhati-hati agar tidak mengesankan ruangan terlalu ramai dan membuat orang di dalamnya tidak nyaman.