06
Mar

7 Desain Interior Rumah Tradisional yang Menawan

7 Desain Interior Rumah Tradisional yang Menawan

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorSering kali ada kesan yang sangat menghibur tentang desain rumah tradisional sederhana, di mana harta peninggalan dipajang dengan penuh cinta, masing-masing perabot sangat kaya akan warisan bersejarah dan setiap detail diperhatikan dengan cermat. Berada dalam rumah gaya etnik seolah-olah dapat membangkitkan romantisme dan atmosfer tradisional masa lampau. Setiap rumah gaya etnik selalu identik dengan suasana damai, nyaman, rileks, dan tenang. Suasana itu seolah-olah mentransfer Anda kembali pada ‘akar’ yang Anda tinggalkan ketika kesibukan dan keruwetan hidup makin membebani. Siapa pun tentu akan merasa betah berada di dalamnya. Berikut ini 7 desain interior rumah tradisional yang menawan.

Desain Interior Rumah Tradisional Miliki Unsur Alami

7 Alasan Desain Gaya Tradisional Layak Dipilih untuk Hunian - NarasiDesain interior rumah bergaya etnik, seringkali dihubungkan dengan gaya desain rustic. Konsep desain interior rustic didasarkan pada kesadaran akan lingkungan dan menekankan unsur alami ataupun elemen yang belum terfabrikasi. Material yang digunakan pada desain interior rumah tradisional banyak menggunakan material yang memiliki tekstur permukaan kasar. Penggunaan furnitur dengan permukaan kasar ini sengaja dibiarkan alami dan tidak banyak sampai tahap finishing.

Perpaduan Dua Desain Interior

Desain Interior Rumah Eklektik, Simpel tapi Mewah Halaman all - Kompas.comDesain interior rumah tradisional yang memiliki gaya etnik dapat menggunakan konsep desain eklektik yang mengombinasikan dua konsep interior dan membuatnya menjadi kesatuan interior dalam satu ruangan. Gaya desain interior eklektik dapat memadukan dua unsur gaya historis dari masa lampauuntuk menciptakan desain interior yang baru dan asli. Dalam desain interior, elemen-elemen ini akan mendukung furnitur, gaya dekorasi, ornament sejarah, beragam gaya khas dari budaya tradisional.

Konsep desain interior rumah tradisional atau etnik yang memiliki gaya eklektik bisa tampak terlihat tidak formal dan kaku. Jika Anda ingin memunculkan nuansa tersebut, desain interior Jakarta bisa mewujudkannya karena tampilan desain interior ruangan yang tidak hanya fokus pada konsep tradisional saja. Tidak hanya itu saja, desain interior tersebut akan tampak lebih dinamis.

BACA JUGA  Besi Beton

Desain Interior Klasik

Bagi Anda yang suka akan sentuhan kemewahan, Anda bisa menerapkannya pada desain interior rumah tradisional Anda. Dengan memadukan konsep klasik yang memberikan perhatian pada keseimbangan, komposisi, dan harmonisasi antar ruangan dengan elemen-elemen yang sangat detail diterapkan. Umumnya, desain interior rumah tradisional bergaya etnik yang menerapkan konsep interior klasik banyak memiliki focal point yang dapat Anda wujudkan dengan menerapkan detail furnitur dan ornamen yang memperhatikan proporsi dan skala.

Penerapan Teknologi pada Desain Interior Rumah Tradisional

Anda mungkin merasa bingung, bagaimana caranya mengombinasikan gaya rumah tradisional dengan konsep futuristik? Konsep futuristik tetap bisa Anda kombinasikan pada rumah bergaya tradisional karena setiap ruang pada rumah Anda bisa digunakan di masa depan. Biasanya, desain interior rumah tradisional yang menggunnakan material logam dan bahan terbuat dari fabrikasi akan memiliki efisiensi teknologi tinggi.

Kombinasi Desain Interior Tradisional Minimalis

Desain Interior Rumah Tradisional yang Eksotis dan Menawan - ARSITAGSaat ini konsep desain interior modern minimalis sedang menjadi tren, tentu Anda bisa memadukannya dengan gaya desain interior lain, seperti perpaduan dengan desain interior minimalis. Desain interior minimalis sendiri lebih menekankan pada kesederhanaan, fungsi, dan efektivitas yang dapat membatasi Anda dalam penggunaan aksesoris seminimal mungkin bahkan tidak menggunakan aksesoris interior yang berlebihan. Perlu Anda ingat, konsep minimalis lebih banyak memperhatikan kompoisis bidang-bidang geometris pada ruangan di dalam rumah Anda. Memang desain rumah tradisional memiliki konsep anti-ornamen, berbeda dengan rumah gaya etnik yang punya ciri khas dengan banyaknya ornamen. Menggabungkan kedua konsep ini menjadi tantangan besar, tetapi Anda bisa mengatasinya dengan membatasi penggunaan ornament dan menggunakan material alami seperti logam, batu, kayu, maupun material alami lain yang bisa Anda terapkan. Jika Anda tidak bisa menggunakan material alami, Anda bisa memilih furnitur yang punya kesan natural tanpa ornamen yang berlebihan. Anda bisa tetap menggunakan konsep ini dengan menekankan penggunaan ornamen yang tidak berlebihan.  Tidak ada material alami, Anda bisa memilih furnitur yang tampak natural. Jangan lupa untuk menyingkirkan beberapa ornamen yang tidak perlu Anda gunakan sehingga karakteristik dan ciri khas tradisional dapat tetap dipertahankan dengan finishing yang halus.

BACA JUGA  Tertarik Menjadikan Rumah Sebagai Kantor untuk Bisnis Start-up? Ini Caranya

Esensi Ruang Komunal pada Rumah Tradisional

Prinsip utama yang perlu Anda perhatikan ketika mendesain rumah bergaya etnik atau tradisional adalah mengutamakan fungsi dari ruang-ruang komunal. Misalkan saja pendopo yang menjadi ruang komunal multifungsi bagi Anda sebagai pemilik rumah tersebut, baik itu ada pada ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang makan. Begitu juga dengan teras yang dibuat luas pada rumah tradisional Betawi yang difungsikan sebagai ruang komunal.

Pola Ornamen Khas pada Desain Interior Rumah Tradisional

Jika Anda menyukai unsur tradisional pada rumah Anda, sebaiknya Anda memperhatikan ornamen-ornamen yang diterapkan pada hampir semua rumah bergaya etnik. Seringkali, desain interior rumah yang memiliki gaya tradisional memilih untuk menerapkan pola ornamen seperti pola-pola sulur tanaman atau bergaya dahan pohon.