27
Agu

Apa Itu Rumah Kontainer?

Apa Itu Rumah Kontainer?

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor Beberapa tahun terakhir, konsep bangunan menggunakan kontainer sedang tren di kalangan masyarakat. Penggunaannya kini juga bermacam-macam, mulai dari ruang usaha seperti restoran dan kafe, hingga sebagai kantor dan rumah tinggal.

Tertarik membangun rumah kontainer murah? Yuk, pahami pengertian rumah kontainer, prinsip rumah kontainer, cara membangunnya, harganya, kelebihan dan kekurangannya, serta pilihan desainnya di artikel ini.

1. Pengertian Rumah Kontainer

Rumah kontainer dianggap sebagai solusi hunian kokoh dan minim limbah konstruksi. (Foto: homedit.com)

Rumah kontainer dianggap sebagai solusi hunian kokoh dan minim limbah konstruksi. (Foto: homedit.com)

Peti kemas atau kontainer, merupakan peti yang biasa digunakan sebagai perangkat pengangkutan barang. Kontainer memiliki berat sekitar 24.000 kg hingga 30.480 kg, tergantung ukurannya.

Sudah sejak tahun 1980-an kontainer dipuji sebagai struktur modular yang dapat digunakan untuk menciptakan ruang layak huni. Namun, baru di tahun 2006 arsitek California, Peter DeMaria, merancang rumah kontainer pertama, yang disebut sebagai Rumah Pantai Rendodo.

Sejak itulah pengunaan kontainer tidak hanya digunakan sebagai solusi hunian yang minim limbah konstruksi, tetapi juga memiliki kekuatan material dan kemampuan menahan rayap, api, dan jamur.

2. Prinsip Rumah Kontainer

Struktur perlu diperhatikan dalam pembangunan rumah kontainer. (Foto: Pexels)

Struktur perlu diperhatikan dalam pembangunan rumah kontainer. (Foto: Pexels)

Untuk Anda yang tertarik membangun rumah dengan material kontainer, kenali lebih dahulu prinsip rumah kontainer.

  • Pemilihan Lokasi yang Tepat

Dalam membangun rumah kontainer sudah pasti dibutuhkan lahan. Sebelum proses pembangunan rumah kontainer, pastikan Anda telah merancang peletakan instalasi di dalam rumah tersebut.

  • Perancangan Struktur Kontainer

Kontainer memang pada dasarnya disiapkan untuk ditumpuk sejajar ke atas. Karena itu, perhatikan struktur bangunan pada saat Anda membuat pintu atau jendela di dinding kontainer. Jangan sampai Anda salah membuat pintu atau jendela karena bisa melemahkan strukturnya.

  • Perencanaan Utilitas dan Sistem Mekanis

Bangunan kontainer membutuhkan ruang untuk jalur pipa, air bersih, listrik dan sistem pendingin udara. Jika tetap ingin mempertahankan estetika bentuknya, rencanakan sejak awal cara meletakkan urusan utilitas dan sistem mekanis di rumah kontainer.

3. Cara Membangun Rumah Kontainer

Persiapkan crane jika ingin membangun rumah kontainer sendiri. (Foto: containerbuildgroup.com.au)

Persiapkan crane jika ingin membangun rumah kontainer sendiri. (Foto: containerbuildgroup.com.au)

Ada beberapa tahapan utama untuk membangun rumah kokoh ini, antara lain:

  • Membuat Perencanaan

Tentukan rencana membuat rumah kontainer, seperti desain rumah, anggaran, dan lokasi.

  • Membeli Kontainer Bekas

Banyak toko-toko online di Indonesia yang menjual kontainer baru dan bekas. Pastikan toko yang menjual kontainer ini terpercaya. Tanyakan juga riwayat pemakaiannya.

Sebelum membeli, tentukan dulu ukuran kontainer yang akan digunakan. Berikut adalah informasi ukuran kontainer.

  • Temukan Arsitek Tepat

Rumah Anda akan lebih terjamin dalam urusan struktur bangunan jika menggunakan jasa arsitek yang berpengalaman dalam mendesain rumah kontainer.

  • Siapkan Pondasi

Biasanya ada 3 pondasi utama untuk rumah kontainer, yaitu:

  1. Beton Piers. Pondasi dangkal yang paling sederhana dan termurah.
  2. Pondasi Slab on gab. Pondasi ini cocok untuk tanah yang lebih lunak.
  3. Pondasi pile. Jika lahan rumah Anda sangat lemah maka pondasi jenis ini sangat cocok untuk rumah kontainer.
  • Siapkan Crane

Dengan crane, pemasangan kontainer jauh lebih mudah, apalagi jika Anda memasang lebih dari satu kontainer di lahan Anda.

4. Harga Rumah Kontainer

Harga rumah kontainer tergantung dari ukurannya. (Foto: Pexels)

Harga rumah kontainer tergantung dari ukurannya. (Foto: Pexels)

 

5. Plus Minus Rumah Kontainer

Kelebihan rumah kontainer adalah cepat dibangun, kekurangannya adalah mudah panas. (Foto: rumah.com)

Kelebihan rumah kontainer adalah cepat dibangun, kekurangannya adalah mudah panas. (Foto: rumah.com)

Meski lebih ringkas dan murah, ada juga kekurangan rumah kontainer. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan rumah kontainer.

baca artikel terkait ini juga

inspirasi cat dinding biru tosca

5 Desain Kamar Tidur Lavender Yang Cantik

Inspirasi Rumah Model Japandi Moderen

Nilai plus rumah kontainer:

  • CepatAnda hanya butuh waktu 2 minggu untuk pembangunannya. Rumah juga dapat langsung digunakan.
  • Tahan bencanaKontainer dikenal memiliki material dan struktur bangunan yang tahan panas, hujan, dan gempa bumi.
  • MurahBangunan permanen sudah tentu membutuhkan pengerjaan yang lama dan juga mahal. Bandingkan dengan kontainer yang jauh lebih murah.
  • FleksibelSaat ingin pindah ke lokasi lain, Anda bisa dengan mudah memindahkannya. Anda pun tidak direpotkan dengan izin mendirikan bangunan, karena rumah kontainer termasuk dalam bangunan semi permanen.
  • UnikEksteriornya eyecatching dan dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan Anda.
  • Ramah lingkunganAnda berkontribusi menyelamatkan lingkungan jika menggunakan kontainer bekas. Selain itu, Anda juga mengirit sampah yang dihasilkan dari pembangunan rumah.

Minus rumah kontainer:

  • Rentan panasMaterialnya yang terbuat dari logam membuat jenis rumah ini sangat terpengaruh suhu. Pada siang hari, rumah kontainer bisa sangat panas. Sebaliknya, jika di malam hari suhu udara turun, suhu ruangan pun ikut turun.
  • Lokasi pengiriman terbatasUntuk membawa kontainer ke lokasi penempatan, Anda membutuhkan truk beroda 10. Oleh karena itu, pengiriman kontainer terbatas pada lingkungan yang memiliki jalan besar.
  • Ukuran telah ditentukanKontainer merupakan bikinan pabrik. Oleh karena itu, ukuran kontainer yang tersedia sudah ditentukan.

Desain Rumah Kontainer

Berikut ini beberapa pilihan desain kontainer yang telah diterapkan di sejumlah negara, yang dapat menginspirasi Anda untuk membuat hunian ramah lingkungan.

  1. Kontainer Biru Sederhana

Rumah kontainer ini didesain dan didekorasi dengan bahan ramah lingkungan. (Foto: herschelsupply.co)

Rumah kontainer ini didesain dan didekorasi dengan bahan ramah lingkungan. (Foto: herschelsupply.co)

Dikutip dari Arch Daily, kontainer ini dibangun oleh perusahaan pemenang penghargaan Poteet Architects. Struktur bangunannya dibiarkan sederhana, dengan kombinasi bahan kayu berlapis bambu pada bagian dinding dan lantainya.

Bagian atas dan belakangnya dipenuhi tanaman agar ruang dalam kontainer lebih sejuk. Rumah kontainer ini memiliki toilet kompos dan dek yang terbuat dari botol soda daur ulang. Desain rumah ini mendapat pengakuan dari Architizer A+ Award dan AIA San Antonio.

  1. Rumah Kontainer Bertumpuk

Rumah kontainer ini mampu menampung tiga kamar tidur di dalamnya. (Foto: herschelsupply.co)

Rumah kontainer ini mampu menampung tiga kamar tidur di dalamnya. (Foto: herschelsupply.co)

Mengutip Herschel Supply Co, rumah kontainer rancangan CG Architectes ini terdiri dari empat kontainer, dengan dua kontainer di lantai dasar dan dua kontainer di lantai atas. Rumah ini terdiri dari tiga kamar tidur, dua kamar mandi, dapur, dan ruang tamu yang luas.

  1. Perpaduan Kontainer dan Kayu

Kesan hangat dari rumah kontainer ini didapat dari perpaduan dengan kayu. (Foto: allhomes.com)

Kesan hangat dari rumah kontainer ini didapat dari perpaduan dengan kayu. (Foto: allhomes.com)

Dirancang Matt Elkan Architects, rumah kontainer ini memadukan material logam, kayu, dan interior rumah sederhana. Hasilnya, material kontainer yang terkesan kaku disulap menjadi rumah yang penuh kehangatan.

  1. Rumah Kontainer Modern

Desain rumah kontainer yang inovatif ini terbuat dari 14 kontainer. (Foto: 24hplans.com)

Desain rumah kontainer yang inovatif ini terbuat dari 14 kontainer. (Foto: 24hplans.com)

Rumah ini dibuat dari 14 kontainer. Kontainer tersebut disulapnya menjadi sebuah rumah besar dengan desain modern minimalis, lengkap dengan kolam renang.

Bagaimana, Anda tertarik untuk memiliki rumah kontainer? Jika ya, kini banyak tempat yang menawarkan modifikasi kontainer sesuai dengan kebutuhan pemiliknya!

Bila kamu baca artikel ini dan menambah ilmu, kamu bisa like dan share artikel ini di sosial media, web, atau blog kemanapun yang kamu suka.