28
Agu

Bisnis Kontrakan Ini Menguntungkan Loh!

Bisnis Kontrakan Ini Menguntungkan Loh!

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorBerbisnis rumah kontrakan merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki prospek cerah. Bagaimana tidak? Saat ini, kebutuhan hunian makin meningkat. Namun, tidak semua orang mampu membeli rumah dalam waktu cepat. Sebagian dari mereka tentu memilih menyewa rumah.

Namun, apakah bisa membangun rumah kontrakan tanpa modal? Tentu saja bisa dan ada syaratnya. Anda tak perlu mengeluarkan uang Anda sendiri untuk mendirikan hunian sewaan. Caranya, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Pastikan Anda Memiliki Tanah Atas Nama Sendiri 

Mempunyai tanah atau lahan pribadi merupakan modal awal untuk membangun rumah kontrakan. Tanah tersebut pun harus sudah di balik nama Anda sendiri. Jadi, tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

2. Mengajukan Proposal Kerja Sama dengan Pemilik Modal 

Langkah berikutnya, Anda harus membuat proposal kerja sama untuk diajukan kepada pemilik modal. Isi proposal berupa ide bisnis dan skema keuntungan yang akan didapatkan oleh pemodal.

Supaya calon pemberi modal makin yakin, uraikan business plan rumah kontrakan yang akan Anda bangun secara rinci dan jelas. Jika diperlukan, lampirkan portofolio Anda sebagai pebisnis.

3. Menjaminkan Sertifikat Tanah ke Bank

Jika dana yang diberikan pemodal belum cukup untuk membangun rumah kontrakan, maka apa yang bisa kita lakukan? Langkah selanjutnya adalah mengajukan permohonan kredit atau pinjaman ke bank. Cara lainnya yang dapat dilakukan agar bisa mendapatkan dana untuk membangun rumah kontrakan adalah dengan bantuan dari Bank. Meskipun berisiko besar jika tidak dapat melunasi cicilan secara tepat waktu, pembiayaan dari bank biasanya bernilai besar.

baca artikel di bawah ini juga 

Inspirasi Kolam Renang Unik

Kenali Jenis Daun Jendela di Bawah Ini

Ketahui Fungsi Dari Plafon Rumah

Agar cepat mendapatkan bantuan modal usaha, jaminkan sertifikat tanah Anda. Jumlah uang yang diperoleh umumnya disesuaikan dengan nilai tanah. Biasanya besaran nilai yang digelontorkan oleh Bank bervariasi, masing-masing bank memiliki ketentuan berbeda, biasanya mulai dari 70—80 persen dari harga tanah.

4. Memanfaatkan Dana Kontrak Rumah dari Penyewa

Proses pengajuan kredit bank sering kali memakan waktu lama dan tidak mudah. Ada juga kemungkinan bahwa permintaan kredit Anda akan ditolah di bank karena kredibilitas Anda kurang baik di Bank. Jika tidak ada dana untuk mebangun rumah kontrakan, padahal Anda sudah mendapatkan calon penyewa lalu bagaimana? Solusinya, coba manfaatkan biaya sewa yang disetorkan oleh calon pengontrak rumah di awal transaksi.

Contohnya begini, Anda membutuhkan dana untuk membangun rumah sekitar Rp30.000.000,-. Sementara itu, biaya sewa per tahun ditetapkan Rp10.000.000. Agar calon penyewa mau mengontrak rumah selama minimal lima tahun, tawarkan beberapa bonus untuknya. Misalnya saja dengan menawarkan bonus furnitur sudah lengkap jika calon penyewa memberikan uang kontrakan sampai dengan lima tahun dimuka. Atau berikan fasilitas berupa gratis biaya listrik dan air selama sebulan/ dua bulan.

5. Menggunakan Trik Sweat Equity Developer 

Langkah ini merupakan strategi terakhir kalau keempat tahapan diatas tidak berhasil. Anda bisa menggunakan trik sweat equity developer yang disarankan oleh Yohanes Chandra Ekajaya.

Cara melakukan trik sweat equity developer, yakni dengan mempertemukan pemilik lahan dan pemodal. Buatlah kontrak dengan pemilik lahan; jika berhasil bernegosiasi dengan pemodal, Anda berhak mendapatkan profit. Nah, keuntungan itulah yang bisa dijadikan sumber modal membangun kontrakan.

Itulah beberapa langkah mudah membangun rumah kontrakan tanpa modal. Tidak ada yang tidak mungkin dalam bisnis jika mau berusaha. Asah terus kemampuan marketing Anda dan buatlah mimpi menjadi nyata.

Bila kamu baca artikel ini dan menambah ilmu, kamu bisa like dan share artikel ini di sosial media, web, atau blog kemanapun yang kamu suka.