04
Nov

Gunakan Pencahayaan Alami, Hemat Energi di Rumah Sendiri

Gunakan Pencahayaan Alami, Hemat Energi di Rumah Sendiri

  1. Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorDalam menjalani kehidupan sehari-hari, bisa saja tanpa sadar kita menghambur-hamburkan energi begitu rupa. Membangun rumah tanpa mengopimalkan cahaya matahari dan udara segar dengan menutup semua aksesnya ke dalam rumah. Atau di dapur misalnya, menggunakan material dan peralatan yang membutuhkan banyak energi untuk pengoperasiannya. Segala pengolahan bahan makanan yang berlangsung di dapur membutuhkan energi yang tidak sedikit mulai dari air, api, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya. Gunakan pencahayaan alami, membuat hemat energi di rumah sendiri.

1. Desain Bangunan Banyak Bukaan

pencahayaan alami cahaya alami pada bangunan rumah hemat energi rumah hemat biaya

Tentu saja, cahaya alami pada bangunan bisa didapatkan dalam rumah yang memiliki banyak bukaan di segala sisi. Jika rumah Anda masih dalam tahap perancangan, Anda bisa menerapkan keberadaan jendela besar dalam jumlah banyak di area rumah Anda.

Anda pun bisa menaruh ruang-ruang utama di sisi rumah dengan bukaan maksimal, seperti ruang keluarga, kamar tidur, ataupun area bekerja. Alhasil, dengan keberadaan banyak bukaan seperti ini, Anda tak perlu menyalakan lampu atau pencahayaan buatan ketika siang hari, bukan? Alhasil, rumah hemat energi pun bisa Anda capai, bukan?

pencahayaan alami cahaya alami pada bangunan rumah hemat energi rumah hemat biaya

Salah satu inspirasi ruangan dengan bukaan yang maksimal bisa Anda dapatkan pada gambar di atas. Dalam gambar tersebut, terlihat sebuah ruangan dapur yang dipenuhi oleh bukaan di salah satu sisi dinding, sebagai jalur masuk bagi pencahayaan alami. Pasalnya, dapur merupakan salah satu ruangan dengan pencahayaan yang baik pula, sehingga area memasak tersebut harus dipenuhi cahaya alami.

2. Manfaatkan Tata Ruang Terbuka

pencahayaan alami cahaya alami pada bangunan rumah hemat energi rumah hemat biaya

Tak bisa dipungkiri,penerapan tata ruang yang tepat bisa memaksimalkan pencahayaan alami pada hunian Anda, lho! Pasalnya, cahaya alami pada bangunan tak akan bersifat maksimal jika rumah Anda dipenuhi sekat masif. Sekat masif dalam jumlah berlebih hanya akan membuat rumah Anda gelap dan pengap.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda memanfaatkan tata ruang terbuka dalam hunian Anda, seperti pada area-area yang tidak terlalu membutuhkan privasi tinggi, seperti ruang keluarga, dapur, ruang makan, dan juga area bekerja. Hal ini akan memaksimalkan intensitas cahaya alami yang masuk ke dalam rumah Anda.

Dengan masuknya pencahayaan alami secara maksimal ke dalam hunian Anda, biaya pasokan listrik pun akan berkurang banyak, bukan? Alhasil, hunian Anda pun bisa menjadi sebuah rumah hemat biaya.

3. Tambahkan Skylight di Plafon Hunian

pencahayaan alami cahaya alami pada bangunan rumah hemat energi rumah hemat biaya

Pernahkah Anda mendengar istilah skylight? Ya, skylight adalah elemen yang terdapat di langit-langit bangunan yang memiliki fungsi seperti jendela, yaitu menyisipkan cahaya alami pada bangunan tersebut.

Nah, jika hunian yang Anda miliki relatif sempit dengan bukaan yang tak terlalu besar, Anda bisa membantunya dengan “melahirkan” keberadaan skylight di langit-langit hunian Anda. Skylight ini pun bisa ditutupi oleh material kaca, namun bisa juga berupa ventilasi, menjadi lajur-lajur sirkulasi udara tanpa adanya sekat masif. Yang terpenting, skylight bisa menjadi jalan pencahayaan alami untuk memasuki hunian Anda.

Nah, tepat di bawah skylight, Anda bisa menaruh taman indoor kecil yang tetap bisa disirami oleh cahaya matahari, bukan? Tak hanya menjadi jalan bagi pencahayaan alami, skylight juga bisa menyegarkan rumah Anda.

4. Berikan Material Pemantul Cahaya

pencahayaan alami cahaya alami pada bangunan rumah hemat energi rumah hemat biaya

Tak hanya dengan penataan letak dan bentuk ruang, Anda juga bisa memaksimalkan pencahayaan alami dalam hunian Anda dengan menambahkan material pemantul cahaya pada elemen-elemen ruangan dalam rumah Anda.

Salah satunya adalah keberadaan cermin yang bisa memantulkan cahaya yang masuk dari jendela, sehingga “menggandakan” intensitas cahaya alami pada bangunan. Untuk menggapai tujuan rumah hemat energi melalui pencahayaan alami ini, Anda tak cukup hanya menaruh sebuah cermin kecil di hunian Anda.

Gunakanlah cermin ini sebagai aksen dekoratif yang menghiasi salah satu sisi dinding, khususnya sisi yang terkena pencahayaan alami.  Namun, Anda juga harus pertimbangkan suhu ruang yang mungkin akan menaik akibat pemantulan cahaya alami ini, sehingga Anda tetap harus memikirkan kenyamanan suhu dalam rumah Anda, ya.

5. Hiasi Ruang dengan Warna Terang

pencahayaan alami cahaya alami pada bangunan rumah hemat energi rumah hemat biaya

Salah satu penunjang maksimalnya penerapan cahaya alami pada bangunan adalah nuansa ruangan yang dihiasi oleh warna-warna terang, seperti warna putih, abu muda, warna pastel, ataupun krem muda. Berbeda dengan warna gelap yang bisa menghadirkan kesan redup pada sebuah ruangan, maka nuansa warna terang ini bisa memberi kesan terang, meskipun Anda tak memakai pencahayaan buatan seperti lampu secara berlebihan.

Alhasil, dengan aplikasi warna terang seperti ini, pencahayaan alami pun bisa lebih terasa secara maksimal, bukan? Selain itu, warna terang juga bisa membawa kesan lapang dan luas pada ruangan, sehingga rasa sempit dan pengap akan terhempas seketika.

Ternyata, memiliki rumah hemat energi dengan pencahayaan alami yang maksimal bukanlah hal yang mustahil, bukan? Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat menemukan ribuan inspirasi desain lainnya dan desain interior terpercaya di Bluprin. Selamat bereksplorasi untuk mendekor rumah Anda!