21
Agu

Inspirasi Aestetik Atap rumah Limas

Inspirasi Aestetik Atap rumah Limas

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorAtap menjadi salah satu unsur rumah yang tidak kalah penting dengan bagian lainnya. Pasalnya, bentuk atap akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap bagaimana penampilan akhir hunian Anda. Biasanya, atap rumah masa kini hampir semuanya sama, apalagi jika rumah tersebut termasuk dalam perumahan atau cluster. Tak jarang, Anda pasti merasa bosan dan ingin sedikit mengubahnya. Nah, Anda bisa mencoba kreasi atap rumah dengan desain atap limas.

 

Atap limas, atau yang juga disebut dengan atap perisai adalah bentuk atap pelana yang lebih sempurna berupa dua buah bidang miring yang membentuk trapesium. Atap limas terlihat lebih proporsional dari segi ukuran dibandingkan dengan atap pelana, tetapi proses pembuatannya sangat rumit. Inilah yang membuat atap limas memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan atap biasa. Berikut adalah beberapa kreasi atap limas yang bisa menjadi inspirasi Anda:

 

Kreasi Atap Limas Bentuk Vintage


sumber : kumparan.com

 

Pertama adalah bentuk vintage. Kreasi desain atap rumah ini cukup populer pada bangunan dengan gaya arsitektur klasik ala barat. Ciri khasnya adalah bagian ujungnya yang tidak ditekuk hingga bawahnya. Kreasi ini akan menampilkan kesan vintagepada hunian, juga memberikan kesan klasik yang cukup kental. Di benua tetangga, model atap ini paling sering ditemukan pada rumah-rumah pemilik peternakan atau untuk peternakan itu sendiri.

BACA ARTIKEL DI BAWAH INI

cat dinding kekinian 

7 keindahan arsitektur dunia

intip coffe table unik ini

Kreasi Atap Lima Ala Mediterania


sumber : dirumahku.com

 

Berikutnya adalah bentuk mediterania yang sering kali ditemukan pada hunian bergaya sama, khususnya di Eropa. Rumah yang mengusung konsep mediterania biasanya memilih material atap dengan warna natural atau earthy-tone. Bentuk limas yang diaplikasikan pun beragam, mulai dari limas dasar hingga limas kerucut dengan dasar segi enam atau delapan. Di Indonesia, paduan ini cukup digemari, karena menampilkan kesan unik tetapi tetap dinamis.

 

Kreasi Atap Limas Setengah Terbuka


sumber : keluargakokoh.com

 

Atap rumahberbentuk limas memang sudah banyak ditemui pada hunian kelas atas untuk menampilkan kesan mewah. Meski terbilang sederhana dalam tampilannya, Anda bisa menggabungkan unsur atap setengah terbuka pada hunian untuk menonjolkan kesan unik dan antimainstream. Model setengah terbuka bisa Anda manfaatkan untuk balkon jika hunian Anda memiliki lebih dari satu lantai. Gunakan partisi berbahan kaca agar Anda bisa menyaksikan pemandangan di luar rumah tanpa perlu membuka kaca.

 

Kreasi Atap Limas Bergaya Oriental


sumber : desainrumahtebaru.me

 

Ingin memiliki hunian bergaya oriental? Tak perlu harus membangun dari awal, Anda cukup mengkreasikan bentuk atap rumahsaja. Atap limas bergaya oriental memiliki ciri khas sedikit melengkung di bagian bawahnya. Agar hunian Anda tidak lepas dari kesan modern, sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakan dekor untuk bagian atapnya.

 

Kreasi Atap Limas Bentuk Segi Delapan


sumber : rumahminimalisspot.blogspot.com

 

Dasar atap limas dengan bentuk persegi pasti sudah sangat biasa. Nah, cobalah untuk sedikit mengkreasikannya dengan mengubah bentuk dasarnya, misalnya menjadi bentuk segi delapan. Bentuk ini telah banyak diadaptasi oleh hunian di Amerika dan Eropa karena menampilkan kesan menarik yang khas. Meski begitu, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian ketika Anda mengaplikasikannya, karena salah presisi bisa menimbulkan kebocoran rumah.

Itu tadi beberapa kreasi atap limas untuk atap rumahyang bisa Anda coba. Jangan lupa, daftarkan hunian dan aset properti Anda lainnya dalam program Asuransi Rumah Idaman (ASRI) dari ACA. Tidak hanya keluarga yang harus Anda perhatikan dengan mendaftarkan asuransi, hunian pun harus mendapatkan perlindungan sepenuhnya, terlebih dari bahaya bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan gempa bumi. Semoga informasinya bermanfaat dan selamat berkreasi!

Bila kamu baca artikel ini dan menambah ilmu, kamu bisa like dan share artikel ini di sosial media, web, atau blog kemanapun yang kamu suka.