17
Mei

Jenis Pilihan Pintu Untuk Bangunan

Jenis Pilihan Pintu Untuk Bangunan – Pintu merupakan sebuah komponen pertama dan digunakan sebagai perantara oleh seseorang ketika memasuki sebuah bangunan, dan memberikan kesan khusus yang membuat seseorang mengingat bangungan tersebut. Rumah dengan desain biasa apabila diberikan pintu berwarna merah, maka orang akan mengingat rumah tersebut dengan sebutan ‘rumah dengan pintu warna merah’. Setelah mengetahui betapa pentingnya sebuah pintu, berikut ini adalah 9 pilihan jenis pintu yang bisa dipergunakan untuk sebuah bangunan.

1. Pintu kayu

Secara tradisional, pintu kayu telah banyak digunakan untuk segala jenis bangunan karena telah dikenal oleh masyarakat luas secara umumnya. Salah satu keuntungan kenapa pintu kayu banyak dibuat adalah kemudahan untuk mengakses bahan material mentah dan dapat dengan mudah dibuat oleh pengrajin kayu lokal.

Selain itu, kayu juga memiliki berbagai macam jenis dan setiap jenis/tipe akan sangat mempengaruhi desain sebuah pintu kayu, begitu pula dengan finishing-nya. Bagi yang suka dengan tekstur kayu bisa di-finishing dengan cat clear open pore maupun closed pore. Open pore memberikan efek tekstur kayu masih terlihat dan terasa saat dipegang, sedangkan closed pore memberikan efek tekstur kayu terlihat tetapi tidak terasa saat dipegang. Dan dapat pula dicat berwarna-warni dengan finishing duco (pada umumnya) atau PU.

Pintu kayu sendiri memiliki dua macam konstruksi, yaitu solid dan solid engineering. Pintu kayu solid akan lebih sesuai untuk digunakan pada pintu utama/eksterior, sedangkan pintu solid engineering lebih sesuai digunakan untuk pintu dalam/interior.

2. Pintu batten

Jenis pintu ini memang sudah jarang digunakan pada bangunan masa kini, tetapi pintu batten dulu sangat popular digunakan karena desainnya yang sangat simpel dan mudah untuk dibuat. Pada umumnya, desain pintu batten menggunakan beberapa balok kayu vertikal setebal 35 mm, dibuat grooving kemudian disambung menjadi satu kesatuan, kemudian 3 balok kayu dipasang secara horizontal sebagai penguat struktur pintu kayu (satu di atas, satu di tengah, dan satu di bawah). Sekarang ini, pintu jenis ini masih banyak dipakai untuk desain jenis peternakan/ barn.

3. Pintu panel

Pintu panel merupakan salah satu jenis pintu yang sangat sering digunakan, apalagi di Indonesia. Biasa digunakan pada rumah-rumah tipe lama. Pintu panel terdiri daribeberapa komponen yaitu frame pintu terbuat dari kayu, komponen panel terbuat dari particle board/MDF/blockboard/HDF. Alasan kenapa pintu ini banyak digunakan karena harganya yang terjangkau dan fleksibilitas desain dan bentuk. Pintu panel juga tergolong fleksibel, karena desain pintu panel bisa divariasikan (dari sisi bentuk/desain/ukuran). Panelnya sendiri dapat dibuat menjadi kaca.

4. Pintu flush

Pintu flush merupakan jenis pintu kayu yang paling standar, dimana memiliki model desain yang polos. Secara umum, konstruksi pintu flush terdiri dari kerangka kayu/particle board/mdf (medium density fibreboard) dan ditutup dengan plywood/triplek 3 mm, kemudian diberi lapisan kulit seperti veneer kayu/HPL/cat duco. Pintu flush cenderung ringan karena konstruksinya merupakan hollow core. Pintu flush biasa dipasang di dalam ruangan (interior), tetapi dengan sedikit penyesuaian material dan finishing, pintu flush juga bisa dipakai sebagai pintu eksterior. Sekarang ini pintu flush banyak digunakan karena harga terjangkau dan mudah ditemukan di pasaran.

5. Pintu kaca

Kaca biasa digunakan sebagai pemanis pintu dan jendela, tetapi kaca juga bisa digunakan sebagai material untuk pintu juga. Pintu utama yang terbuat dari kaca memiliki kesan yang bersih dan elegan, tetapi perlu diperhatikan pula tentang durabilitas dan tingkat privasi sebuah ruangan apabila menggunakan pintu kaca. Bisa juga menggunakan jenis kaca sandblast, dimana kaca menjadi buram sehingga baik dari dalam maupun luar orang tidak tembus pandang.

6. Pintu baja

Baja merupakan salah satu material yang telah banyak digunakan dalam dunia konstruksi karena efisiensi dan kekuatan material tersebut. Pintu pun tidak luput untuk tidak menggunakan material baja. Desain kontruksinya sendiri bisa antara solid atau hollow.

Seiring berjalannya waktu, pintu baja telah menjadi salah satu material pengganti kayu yang sering digunakan, terutama untuk kusen pintu. Baja sendiri memiliki durabilitas yang lebih kuat apabila dibandingkan dengan kayu (anti rayap), desain dan finishing untuk pintu baja sendiri juga bervariasi (tidak kalah dengan pintu kayu). Pintu baja juga sering digunakan sebagai pintu darurat karena memiliki sifat tahan api (fire rated).

7. Pintu PVC

PVC adalah singkatan dari poly vinyl chloride, merupakan bahan material plastik yang biasa digunakan untuk membuat tangki air dan pipa. Penggunaan material PVC untuk produksi pintu menjadi sangat popular dan didukung pula dengan berbagai macam desain/ukuran dan warna yang dijual di pasaran.

Salah satu keuntungan penggunaan pintu PVC adalah material pvc anti rayap, kokoh, anti korosi, ringan, tahan kelembapan serta mudah untuk pemasangan (dan harga yang bersahabat di kantong). Akan tetapi, pintu PVC kurang sesuai apabila digunakan untuk pintu utama, dikarenakan pintu PVC rata-rata sangat ringan dan tidak tahan cuaca ekstrem.

Di Indonesia sendiri pintu PVC banyak digunakan, terutama untuk pintu toilet dan perumahan ekonomis (karena pintu PVC apabila dibandingkan dengan pintu material lain memiliki perbedaan harga yang sangat jauh).

8. Pintu fiberglass

Fiberglass adalah material kaca yang memiliki bentuk seperti benang dan dianyam menjadi seperti kain. Material ini terkenal kuat, ringan, dan tahan terhadap api. Fiberglass digabungkan dengan resin dan dapat diproduksi menjadi beberapa macam barang seperti pintu dan kaca.

Material fiberglass sendiri bisa dibilang sebagai material terkuat dan memiliki perawatan yang minimal apabila dibandingkan dengan kayu dan baja. Pintu fiberglass tidak akan melengkung apabila terkena cuaca ekstrim dan memiliki tingkat insulasi yang cukup tinggi (konstruksi pintu fiberglass biasanya hollow/kopong dan diisi dengan semacam foam).

Pintu fiberglass sendiri memiliki tingkat fleksibilitas yang cukup tinggi, dimana pintu tersebut dapat dikombinasikan dengan panel kayu/kayu untuk meningkatkan tingkat arsitektural pintu. Pintu ini juga dapat digunakan baik untuk eksterior maupun interior.

9. Pintu aluminium

Alumunium merupakan salah satu jenis besi yang sering digunakan karena ringan dan murah. Di Indonesia, kusen pintu banyak terbuat dari aluminium karena material ini anti rayap dan dapat tahan terhadap kondisi suhu iklim di Indonesia. Pintu aluminium dapat digunakan untuk kebutuhan interior maupun eksterior, secara estetik desain cukup beragam dan menarik (yang paling penting memiliki harga yang ramah di kantong).

ARSITEK INDO KONTRAKTORKONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK | BANGUN RUMAH adalah satu-satunya solusi bagi anda yang mempunyai rencana membangun sebuah rumah, ruko, kost-kostan, toko, guest house, kantor, renovasi bangun dll. Konsultasi Gratis Siap datang ke tempat Anda KLIK DISINI. Atau hubungi kami di Telp/SMS/WA : 081558263270