22
Jan

Kelebihan dan Kelemahan Lantai Keramik

Kelebihan dan Kelemahan Lantai Keramik

Jasa Gambar Rumah – Lantai sebagai pijakan di sebuah rumah hunian memiliki banyak sekali materialnya. Setiap Material lantai memiliki kelebihan dan kelemahan masing masing. Nah, di artikel ini akan menjelaskan tentang kelebihan dan kelemahan lantai keramik.

 

Pengertian Keramik

Keramik berasal dari bahasa Yunani Kuno “keramos” yang berarti tanah liat atau benda-benda yang terbuat dari tanah liat kemudian dibakar dan mengeras oleh api. Istilah inilah yang biasa digunakan pada studi seni dari pottery (tembikar).

Kemarik juga dapat diartikan sebagai produk yang terbuat dari bahan galian anorganik non-logam dimana telah mengalami proses panas yang tinggi, sehingga bahan memiliki struktur kristalin dan non-kristalin atau campuran keduanya. Maka dari itu, keramik memiliki sebutan yang beragam, yakni gerabah, tembikar, mayolika, terracotta, porselin, dan masih banyak lagi.

Jenis Keramik

  • Keramik Biasa

Ini adalah jenis keramik yang paling mudah anda temukan di pasaran, karena jumlah produksinya yang cukup besar dibandingkan jenis lainnya. Ukuran keramik ini pun beragam, mulai dari 30 cm2  sampai dengan 80 cm2 .  Tersedia pula dalam ukuran memanjang, yaitu 15 cm x 30 cm.

  • Keramik Teraso

Pada tahun 70’an, jenis ini sangat populer. Biasanya, keramik teraso diincar oleh konsumen yang menyukai suasana tradisional. Variasi ukuran keramik ini mulai dari 20 x 20 cm sampai 60 x 60 cm.

  • Keramik Granit Alam

Tipe keramik ini biasa digunakan oleh kalangan menengah atas. Merupakan hasil tambang dari alam, keramik ini memiliki keindahan yang lebih sehingga membuat banyak orang tertarik. Oleh karena itu, harganya pun terbilang mahal.

  • Keramik Homogeneous Tile

Homogeneous tile merupakan tiruan bentuk fisik dari batu granit alam atau marmer. Jenis ini menjadi trend di pasaran karena ukurannya yang besar, seperti 40 x 40 cm, 60 x 60 cm dan 100 x 100 cm.

Kelebihan dan Kekurangan Lantai Keramik

lantai keramikKelebihan

  • 1. Daya tahan keramik Cukup TInggi

  • Keramik dapat bertahan hingga puluhan tahun pemakaian. Sudah banyak bukti yang ditawarkan dari lantai keramik ini. Mulai dari ruangan bersuhu panas bahkan sampai terendam air, tidak membuat kualitas keramik turun.
  • 2. Memiliki Variasi yang Beragam

  • Tersedia dalam bentuk, ukuran, warna, pola dan tekstur, keramik memberikan lahan untuk anda berkreasi dan memadukan banyak pilihan menarik untuk digunakan.

3. Memiliki Harga yang Beragam

  • Anda dapat menemukan harga keramik yang murah sampai yang mahal sekalipun. Ini bisa menjadi tips hemat membangun rumah jika anda ingin membangun rumah dengan dana terbatas.
  • 4. Mudah Dibersihkan

  • Jika terkena noda, lantai keramik hanya perlu disapu dan dibersihkan menggunakan kain basah.
  • Tidak perlu khawatir, karena keramik tidak akan menyerap air. Berbeda dengan lantai kayu dan bambu yang lebih rawan dengan air, lantai keramik lebih dapat diandalkan untuk penggunaan diruang yang berkelembaban tinggi. Keramik juga terkadang digunakan sebagai pelindung dinding agar tidak terkikis oleh resapan air.

Kelebihan

  • 1. Teksturnya Keras

  • Tekstur keramik tergolong keras karena keramik terbuat dari campuran tanah liat dan glazur (kaolin) yang dibakar. Bagi anda yang terbiasa menggunakan lantai kayu, lantai keramik akan terasa lebih keras. Biasanya, untuk mengatasi hal ini anda dapat menggunakan karpet pada ruang-ruang berkumpul seperti ruang tamu dan ruang makan.
  • 2. Permukaan Dingin

  • Permukaan keramik biasanya cenderung dingin. Tidak hanya itu, terkadang tampilan dari keramik dapat menciptakan nuansa dingin dan kaku. Untuk mengantisipasi hal ini, cobalah menggunakan keramik bermotif asimetris dengan warna-warna yang lebih cerah.
  • 3. Tidak Menyerap Panas

  • Rupanya, lantai keramik tidak menyerap panas. Oleh karena itu, pada saat musim dingin lantai akan terasa sangat dingin. Disisi lain, lantai ini akan cocok jika digunakan saat musim panas.

4. Terksturnya Licin

  • Keramik memiliki tekstur licin, tetapi nat keramik justru kasar dan mudah menyerap kotoran. Nat adalah lapisan semen yang menjadi penyambung setiap keramik. Karena teksturnya tersebut, biasanya ditemukan banyak tumpukan debu dan kotoran. Untuk itu, perlunya perhatian untuk membersihkan bagian lantai nat agar tidak menghitam.

5. Mudah Pecah

  • Keramik memang tahan lama, tetapi dari segi kekuatan, keramik tergolong mudah pecah. Lantai keramik juga tidak kuat menopang beban-beban yang berat. Jika lantai menopang bobot yang berlebihan, keramik secara perlahan akan mengalami keretakkan.

6. Lapisan Pengkilap

  • Tidak banyak yang tahu, bahwa lapisan pengkilap dari lantai keramik sangatlah tipis. Jika lantai tergores, maka hasilnya akan langsung terlihat. Jika pada lantai kayu, bagian yang tergores dapat diratakan kembali, pada lantai keramik hal yang dapat dilakukan adalah menggantinya dengan yang baru.