08
Jan

Keunggulan dan Kelemahan Gypsum untuk Dijadikan Plafon Rumah

Keunggulan dan Kelemahan Gypsum untuk Dijadikan Plafon Rumah

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorKetika membangun rumah, bagian langit-langit adalah hal yang tak boleh luput dari perhatian. Salah satu yang harus dipikirkan matang-matang adalah alternatif bahan plafon. Beberapa pilihan yang paling umum dipilih antara lain adalah asbes, triplek, fiber, atau gypsum. Dari berbagai pilihan tersebut, gypsum adalah salah satu bahan yang banyak dipilih. Gypsum merupakan salah satu bahan yang memiliki kadar kalsium cukup tinggi. Berikut ini keunggulan dan kelemahan gypsum untuk dijadikan plafon rumah.

Kelebihan

1. Memiliki Harga yang Relatif Murah

Harga hampir selalu menjadi poin utama bagi seseorang ketika akan membeli sesuatu. Sehingga harga juga akan menjadi patokan ketika seseorang menentukan pilihan dalam membeli plafon. Jenis plafon yang satu ini terbilang murah, sehingga menjadi jenis plafon pilihan banyak orang. Namun, meskipun harganya murah tapi kualitasnya super.

2. Produknya Mudah Diperoleh

Karena menjadi salah satu produk unggulan yang banyak dicari, maka hampir di setiap toko bahan bangunan tersedia plafon jenis ini.

Sehingga buat kamu yang sedang mencari plafon tipe gypsum, kamu tak akan kesulitan dalam memperolehnya karena hampir semua toko menyediakan plafon tersebut. Baik di daerah perkotaan atau pedesaan plafon jenis ini tidak sulit ditemukan.

3. Tersedia Dalam Berbagai Motif

Motif pada plafon ini juga sangat beragam sehingga kamu bebas memilih motif apapun yang kamu sukai. Bahkan plafon tipe gypsum ini juga tersedia dalam berbagai jenis ukiran yang menarik.

Kamu bisa memilih motif polos, rumit, minimalis, sederhana, atau mewah. Kamu juga bisa loh memesan motif plafon sesuai dengan seleramu.

BACA JUGA  Cerdas Memilih Rumah di Perumahan

4. Tampilannya Menarik dan Mewah

Meskipun harganya murah, tetapi tampilannya tentu saja tidak murahan karena tampilan plafon ini justru tampak mewah. Beragamnya motif yang terdapat pada plafon ini, tampilannya pun sangat menarik dan indah.

5. Bisa Dibuat Menjadi Bentuk Bertingkat

Keunggulan lainnya dari plafon gypsum ini adalah modelnya yang dibuat menjadi dua tingkat atau bahkan lebih. Pola serta bentuknya bisa disesuaikan lagi dengan ruangan di rumahmu.

Bentuk bertingkat ini disebut dengan drop up celing. Ada juga orang yang mengubah bentuk plafon tipe gypsum ini menjadi bentuk kubah yang menarik.

6. Cara Merawatnya Mudah

Cara merawat plafon tipe gypsum agar selalu terlihat bagus dan bersih juga cukup mudah. Selain itu biaya perawatannya pun relatif murah.

Contohnya jika terjadi kerusakan, maka kamu tidak perlu repot-repot menggantinya karena kamu hanya harus memperbaiki bagian yang rusaknya saja. Simpel sekali bukan?

7. Proses Pemasangannya Mudah

Proses pemasangan pada plafon tipe gypsum ini juga terbilang mudah. Karena jika dibandingkan dengan plafon tipe GRC/kayu lebih rumit dan memerlukan waktu lebih lama.

Sedangkan pada plafon gypsum ini tidak memakan waktu dan juga tidak rumit. Tak heran bila banyak orang yang memilih plafon ini.

8. Termasuk Jenis Bahan yang Aman dari Serangan Rayap

Kamu juga tak usah khawatir dengan serangan rayap yang bisa muncul kapan saja, atau bisa membuat plafonmu rusak.

Material bahan plafon tipe gypsum ini menggunakan sedimen batuan yang tidak disukai oleh rayap, sehingga plafonmu aman dari serangan rayap.

9. Tahan Api

Keunggulan terakhir dari plafon tipe gypsum ini adalah tahan terhadap api. Artinya plafon jenis ini tidak akan mudah terbakar.

BACA JUGA  Bangun Cabang Kimia Farma Yogyakarta

Kekurangan

1. Tidak Anti Air

Sayangnya plafon dengan sederet keunggulan ini tidak anti air. Sehingga buat kamu yang tinggal di daerah dengan curah hujan tinggi, sebaiknya tak menggunakan plafon ini.

Namun jika kamu tetap ingin menggunakan plafon gypsum, kamu bisa menggunakan plafon yang memiliki label water resistance. Nah, tipe tersebut punya daya tahan yang jauh lebih baik.

2. Tampilannya Mudah Kusam

Apabila rumahmu sering bocor dan atapnya sering terkena curahan air hujan, maka plafon akan menjadi lembab. Kemudian muncul jamur di sekitarnya, hingga tampilannya akan lebih kusam dan tak enak dipandang.

Solusi penggunaannya plafon ini yaitu dengan menempatkan plafon di bagian yang tak lembab atau bagian yang tidak sering terkena air.

3. Sensitif Pada Benturan

Kekurangan lainnya pada plafon tipe gypsum ini adalah bahannya lebih sensitif terutama pada benturan. Jika terjadi benturan pada plafon, efek kerusakannya cukup besar. Bukan hanya benturan besar, benturan kecil pun biasanya akan membuat plafon retak atau patah.

4. Perawatan Harus Dilakukan Secara Berkala

Walaupun cara merawatnya mudah dan tidak rumit, tetapi waktu perawatannya harus lebih sering dari plafon lainnya. Supaya tidak terjadi kerusakan berat, maka kamu harus merawatnya lebih sering. Misalnya untuk proses pengecatan maupun mengganti bagian yang rusak.