18
Nov

Manfaat Penggunaan Elemen Kayu pada Interior Ruangan

Manfaat Penggunaan Elemen Kayu pada Interior Ruangan

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorRumah merupakan tempat di mana kita menghabiskan sebagian besar waktu kita, baik untuk beristirahat, bercengkraman dengan keluarga, bekerja, atau sekadar bersantai dan berteduh dari teriknya matahari. Semua ruangan yang menjadi tempat kita beraktivitas di dalam rumah menjadi bagian penting dalam hidup kita, sehingga kita sebaiknya memastikan semua ruangan di rumah kita memiliki desain yang dapat menghadirkan rasa nyaman bagi penghuninya. Pemilihan material yang tepat merupakan salah satu unsur yang perlu diperhatikan untuk menghadirkan rasa nyaman, yang sekaligus dapat membangun ambience dan menampilkan identitas ruangan itu sendiri.

Kayu Lebih Ramah Lingkungan

 Proses Pengolahan Kayu Menjadi Bahan Dasar Furniture

Kayu merupakan salah satu material yang memiliki embodied energy, atau energi yang digunakan selama proses produksi material, dengan tingkat yang lebih rendah dibandingkan dengan material lainnya. Jumlah energi yang diperlukan dalam proses pengolahan kayu sampai menjadi material bangunan tidak sebanyak energi yang diperlukan dalam pengolahan material besi ataupun baja. Selain itu, Anda juga dapat mengurangi carbon footprint dari kayu yang Anda beli dengan cara membelinya dari supplier lokal. Jangan lupa juga untuk membeli dari penjual yang terpercaya dan hanya membeli kayu yang bersertifikat, ya!

Kayu Adalah Material yang Versatile

Material Kayu pada Tangga Rumah - sumber :www.dmlights.com

Kayu tersedia dalam banyak pilihan. Mulai dari jenis kayu alami atau natural woods seperti Kayu Jati, Mahoni, Albassiah, hingga jenis kayu yang sudah diproses di pabrik atau manufactured wood seperti MDF, Plywood, Particle board, dan lain sebagainya. Dapat memilih jenis kayu yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi desain Anda.

Dengan banyaknya ragam kayu juga membuatnya lebih mudah untuk dikreasikan. Kayu bisa diaplikasikan ke dalam desain bergaya minimalis. Atau bisa juga digunakan untuk menambah sentuhan klasik dengan menampilkan ragam ukiran khas Jawa pada desain furnitur dan interior yang menggunakan Kayu Jepara. Tidak hanya dapat diolah menjadi furnitur, kayu juga dapat dikreasikan menjadi elemen interior lainnya seperti dinding partisi, tangga, struktur ekspos, aksen pada langit-langit, atau dijadikan sebagai elemen dekorasi dan ornamen tambahan pada ruangan. Interior berbahan kayu dapat menghadirkan suasana alami ke dalam bangunan, yang tentunya memberi efek nyaman bagi penghuninya.

Menggunakan Interior Kayu dapat Mengurangi Stress

Biophilic Design dengan Menambahkan Unsur Kayu - sumber : www.archdaily.com

Seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya, memasukkan interior kayu pada ruangan dapat menghadirkan suasana alami pada ruangan, atau bisa disebut biophilic design. Biophilic design merupakan desain yang mengintegrasikan elemen alam/alami ke dalam lingkungan terbangun/built environment, dengan tujuan meningkatkan kenyamanan hidup manusia. Beberapa manfaat dari biophilic desain diantaranya adalah meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan juga menurunkan tingkat stress.

Kayu, sebagai salah satu material alami, dapat menjadi salah satu pilihan dalam penerapan biophilic design. Corak/pattern, warna, dan tekstur furnitur dan interior kayu dapat memberi kesan alami ke dalam ruangan. Teman Narasi juga dapat menambahkan elemen tanaman ke dalam ruangan jika ingin memaksimalkan efek biophilic.

Kayu Merupakan Material yang Tahan Lama

Kayu merupakan salah satu material yang tahan lama dan berumur panjang. Kayu tidak akan berkarat atau tidak cepat rusak, dan cenderung lebih kuat dibandingkan dengan material lainnya. Karena ketahanannya, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang secara berkala untuk mengganti furnitur dan interior kayu milik Teman Narasi. Namun, kayu hanya dapat bertahan lama apabila dirawat dengan baik dan benar.

Perawatan furnitur dan interior kayu bukanlah hal yang sulit dilakukan. Anda hanya perlu memperhatikan kondisi ruangan dan menjaga kebersihan furnitur dan interior kayu secara rutin. Ruangan yang diisi dengan interior kayu sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga tidak lembab. Dan jauh dari kemungkinan adanya gangguan dari hama kayu seperti rayap, kutu kasur, dan lain sebagainya. Interior kayu juga sebaiknya tidak terkena banyak sinar matahari langsung  supaya warna kayu tidak cepat pudar. Untuk membersihkannya, furnitur dan interior kayu cukup dibersihkan dari debu menggunakan kemoceng secara rutin, atau apabila diperlukan, Anda juga bisa membersihkannya dengan menggunakan air/cairan pembersih khusus seperti Mild Cleaner dari Narasi Design, dengan cara di lap sampai bersih. Mudah, bukan?