05
Jan

Mendesain Ruang Belajar Anak Agar Konsentrasi Belajar Meningkat

Mendesain Ruang Belajar Anak Agar Konsentrasi Belajar Meningkat

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorPepatah mengatakan, “Tuntutlah ilmu setinggi langit.” Namun, jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang sudah Anda miliki sekarang. Semakin banyak ilmu yang dipelajari maka semakin luas wawasan Anda. Sebenarnya, belajar juga tidak hanya dilakukan di sekolah saja, tetapi bisa dilakukan di rumah. Salah satu bagian rumah yang bisa digunakan sebagai tempat belajar adalah ruang belajar. Selain digunakan sebagai tempat belajar, ruang belajar bisa digunakan pula sebagai ruang kerja, misalnya untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum sempat diselesaikan di kantor, mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan guru di sekolah, atau sekedar membaca buku untuk memenuhi hobi Anda. Berikut ini cara mendesain ruang belajar anak agar konsentrasi belajar meningkat.

Mendesain ruang belajar anak untuk memaksimalkan produktifitas beajara mereka

Untuk membuat buah hati Anda betah untuk belajar, maka Anda perlu menata ruang belajar yang ideal sesuai dengan keinginannya agar belajar mereka menjadi optimal. Saat mendesain ruang belajar anak sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang dapat membuat konsentrasi belajar meningkat. Dengan konsentrasi yang meningkat, anak akan lebih mudah memahami materi pelajaran sekolah.

Biasanya ruang belajar anak di rumah berada di dalam dan menyatu dengan kamar tidur mereka. Hal ini sah-sah saja, asal ruang belajar tersebut kondusif untuk mendukung mood belajar mereka. Dimanapun ruang belajar mereka, alangkah baiknya bila disana juga memungkinkan bagi anak untuk dapat bermain disela-sela waktu belajar.
Mood belajar yang tidak selalu datang setiap saat jangan sampai sia-sia karena suasana ruang belajar mereka yang tidak kondusif. Untuk itulah sebagai orang tua, kita harus kreatif dalam menciptakan ruang belajar yang menyenangkan bagi mereka. Berikut Diminimalis ulas untuk Anda tentang beberapa cara agar membuat ruang belajar bagi anak menjadi nyaman

BACA JUGA  Gaya Desain Kamar Mandi Minimalis

Saat mendesain ruang belajar anak sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang dapat membuat konsentrasi belajar meningkat. Dengan konsentrasi yang meningkat, anak akan lebih mudah memahami materi pelajaran sekolah. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah memikirkan kebutuhan anak untuk belajar.

Sisakan satu ruangan yang jauh dari tempat-tempat yang menimbulkan suara gaduh. Ruang kosong tersebut membuat anak lebih fokus belajar. Anda juga dapat membuat partisi atau sekat pemisah ruangan untuk menciptakan ruangan yang lebih luas.

ruang belajar nyaman, ruang belajar yang nyaman, desain ruang belajar anak

2. Dekorasi Ulang Ruangan

Anda bisa meletakkan karpet baru, lukisan atau beberapa poster yang berhubungan dengan proses pembelajaran, misalnya tabel perkalian atau tabel pembagian. Anda juga dapat memasang board berbahan gabus yang berguna untuk menempel catatan tugas atau target lainnya. Ajarkan juga mereka untuk mengelola pekerjaan rumah dengan menggantung kalender pribadi di atas meja.

3. Buatkan satu jendela pada ruang belajar tersebut untuk mendapatkan pencahayaan yang baik.

Selain itu, ruang belajar dengan jendela akan memperlancar sirkulasi udara sehingga ruangan menjadi sejuk

4. Jika ruang belajar anak berada di kamar tidur, gunakan warna cat dinding yang lebih lembut dan tenang seperti warna biru dan hijau.

Dua warna ini terbukti dapat meningkatkan optimisme dan relaksasi sehingga sangat baik untuk otak. Jangan lupa untuk metakkan papan schedule atau memo dan kalender.

5. Terkadang anak belajar di atas lantai.

Sebaiknya gunakan penutup lantai yang mudah perawatannya dan tidak terlalu mahal seperti penutup laminasi atau vinyl. Penutup tersebut mudah dibersihkan sehingga Anda tidak perlu khawatir anak akan terkena kuman penyakit.

6. Jika Anda ingin memantau kondisi anak saat belajar, Anda bisa membuat ruang kerja berdekatan dengan ruang belajar.

Anda bisa membuat pintu kayu WPC (Wood Plastic Composite) sebagai pemisah ruangan sehingga konsentrasi anak tidak teralihkan oleh aktivitas kerja Anda.

BACA JUGA  Desain Bata Ekspos Pada Area Terbuka Hijau Tema Nuansa Putih

7. Buatlah ruang penyimpanan untuk meletakkan alat-alat belajar teratur.

Gunakan tempat sampah daur ulang atau kotak bekas untuk menyimpan bolpoint, pensil, penghapus, dan penggaris yang disusun secara vertikal lalu diberi tanda di setiap kotaknya. Penyusunan secara vertikal membuat ruang belajar terlihat lebih simple dan rapi.