16
Jan

Mengenal Atap Sirap Kayu yang Estetik, Kelebihan dan Kekurangannya

Mengenal Atap Sirap Kayu yang Estetik, Kelebihan dan Kekurangannya

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorPernah dengar mengenai atap sirap? Yuk, simak seluk beluk dan kelebihan juga kekurangan atap yang satu ini! Setiap rumah pastinya membutuhkan atap untuk melindungi isi hunian dari berbagai macam cuaca. Sekarang ini ada banyak sekali material yang bisa dijadikan menjadi atap, salah satunya adalah sirap. Sirap merupakan kepingan papan tipis yang biasanya terbuat dari kayu besi atau kayu ulin. Material yang satu ini terkenal karena tahan panas, dingin, pengaruh air laut, dan tahan lama. Yuk kita mengenal atap sirap kayu yang estetik, kelebihan dan kekurangannya.

Atap sirap kayu ulin

Tipe atap sirap kayu ulin mungkin adalah yang paling umum dikenal. Tipe kayu untuk atap sirap ini banyak diketemukan di Kalimantan. Kayu ulin juga disebut kayu besi karena karakternya yang sangat kuat dan tahan cuaca. Karena itu, selain sebagai atap sirap, dulu kayu ini sering pula digunakan sebagai bantalan rel kereta api atau tiang listrik dan telepon.

Atap sirap kayu cedar

Alternatif lain dari atap sirap ulin adalah kayu cedar, terutama tipe western red cedar (Thuja plicata) dan yellow cedar. Tipe kayu tersebut umum digunakan sebagai atap sirap kayu di luar negeri. Daya tahannya juga mirip atau sirap ulin, digunakan sebagai alternatif atap slate batu yang sering digunakan sebagai atap rumah tradisional Barat.

Mengenal Atap Sirap Kayu yang Estetik, Kelebihan dan Kekurangannya

Atap sirap kayu bangkirai

Kayu bangkirai juga disebut sebagai kayu benuas atau kayu anggelam. Kayu ini banyak tumbuh di Kalimantan. Kayu tipe bangkirai adalah alternatif material atap sirap ulin yang baik. Seperti ulin, bangkirai juga dikenal tangguh menghadapi perubahan cuaca, walau dalam penerapannya, pamornya masih kalah dari ulin.

BACA JUGA  Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Merenovasi Rumah

Atap sirap kayu merbau

Kayu merbau juga dapat digunakan sebagai bahan sirap. Merbau juga tak kalah kuat dari ulin atau merbau (maka disebut pula sebagai Mollucan ironwood, karena di wilayah timur Indonesia kayu ini juga disebut sebagai kayu besi). Seperti bengkirai, merbau dapat digunakan sebagai alternatif atap sirap ulin yang semakin diperketat perdagangannya oleh pihak pemerintah.

Kelebihan: Secara visual sangat menarik

Kelebihan atap sirap yang langsung dapat dinikmati adalah kesan visual yang ditampilkannya. Rumah menjadi tampak lebih alami dan estetik. Bahkan, semakin tua usia sirap, penampilannya bisa menjadi semakin bagus. Untuk rumah-rumah bergaya etnik, seperti pendapa, selain memberi penampilan yang berwibawa, juga memberi nilai lebih bagi pemiliknya. Dahulu, mungkin sekarang juga, di daerah-daerah tertentu atap sirap juga dianggap simbol status sosial.

Kekurangan: Pemasangan lebih sulit

Pemasangan atap sirap kayu lebih sulit dibandingkan dengan pemasangan atap konvensional. Oleh karena itu, pemasangan sirap harus dilakukan oleh tenaga profesional. Biaya pemasangannya pun lebih tinggi dari pemasangan tipe atap lain yang lebih konvensional. Selain itu, pemasangan juga harus sangat cermat karena bila bermasalah dan bocor, proses perbaikannya terbilang cukup kompleks.

Mengenal Atap Sirap Kayu yang Estetik, Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan: Ringan dan kuat

Dibandingkan dengan bahan atap konvensional seperti genteng berbasis tanah liat atau beton, atap sirap memiliki berat yang jauh lebih ringan. Lebih dari itu, atap sirap kayu juga memiliki kekuatan dan ketahanan terhadap cuaca yang tidak kalah dengan genteng. Dengan perawatan yang tepat, atap sirap mampu bertahan puluhan bahkan ratusan tahun. Paduan atap sirap dan rumah konstruksi kayu juga dapat menjadi hunian yang cocok untuk wilayah-wilayah rawan gempa.

Kekurangan: Pilihan bentuk yang terbatas

Umumnya bentuk sirap adalah lembaran kayu persegi (umumnya berukuran lebar sekitar 8 cm, 60 cm, tebal 0.5 cm) dengan hanya memberikan pilihan ujung yang terbatas, biasanya bentuk kotak atau segitiga meruncing, atau melengkung.

BACA JUGA  Desain Interior Modern Kekinian

Kelebihan: Sejuk dan tenang

Atap kayu sirap memiliki daya serap panas sangat bagus sehingga dapat menjadi alternatif bagi Anda yang ingin selalu memiliki hunian tropis yang selalu sejuk alami. Karena sifatnya yang meredam suara, atap sirap juga memberikan ketenangan pada para penghuni rumah.