07
Nov

Pentingnya Skylight pada Hunian

Pentingnya Skylight pada Hunian

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan KontraktorMencari cara mengatasinya. Salah satunya yakni dengan melakukan penempatan skylight pada atap atau dinding rumah. Cara ini cukup ampuh agar rumah terasa lebih sehat, tidak lembab, tidak berjamur, hemat energi, sekaligus membuat interior rumah menjadi lebih cantik.  Skylight itu apa sih? Secara harafiah, skylight berarti cahaya dari langit. Skylight berfungsi untuk mendatangkan cahaya matahari ke dalam rumah melalui jendela atau kaca berongga yang ditempatkan di atap atau dinding. Tidak hanya menawarkan cahaya alami yang masuk, dari segi desain, penempatan skylight juga akan membuat ruangan tampak lebih besar. 

Posisi Tepat

Skylight

Penggunaan skylight pada hunian bisa digunakan di ruang keluarga, dapur, kamar mandi, ataupun kamar tidur. Penggunaan skylight dengan jendela terbuka paling pas digunakan pada area dapur. Skylight bisa menjadi sarana untuk pergantian udara di dapur, asap masakan dapat keluar melalui skylight digantikan dengan udara segar yang masuk. Memasak di dapur menjadi nyaman karena suasana yang terang dan tidak pengap.

Skylight

Pada kamar mandi, skylight berfungsi untuk mengurangi kelembapan dalam ruangan. Sinar matahari yang masuk bisa mengurangi kelembapan yang ada di kamar mandi sekaligus menerangi kamar mandi.

Material dan Ukuran

Skylight

Karena berfungsi sebagai bukaan, maka material yang umumnya digunakan berupa material transparan seperti fiber, polycarbonat atau kaca. Pilihlah bahan yang ringan namun tetap kuat untuk mengurangi risiko keretakan. Jika Anda hendak menggunakan kaca, maka pastikan Anda memilih jenis kaca tempered yang memiliki kekuatan lebih dibandingkan kaca biasa.

Skylight

Anda bisa mengatur intensitas cahaya yang masuk dengan cara melapisi material dengan sticker film atau sandblast sehingga ruangan tidak terlalu panas. Kisi-kisi kayu pun berguna menyaring cahaya yang masuk sekaligus menciptakan efek shadow yang dramatis saat siang hari.

Skylight

Ukuran skylight bisa bervariasi tergantung ukuran ruangan yang ingin diberi pencahayaan dan sirkulasi udara. Bisa 1mx2m untuk ukuran rumah tipe 60, atau bisa juga 2mx2m, tapi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk penutup skylight, dapat berupa kaca dengan tebal 10mm—12mm. Dengan menggunakan bukaan pada atap ini, sirkulasi udara serta cahaya pada ruangan pun berjalan dengan lancar.