26
Agu

Rumah Anti Gempa Part 2

Salam sejahtera…

Siap bantu untuk jasa desain bangunan baik eksterior maupn interior, Gambar 3D, RAB, Hingga pembangunan fisik baru maupun renovasi bisa hub kami…=> WA : 0822 3073 3138 <=…

Kali ini kita akan bahas tentang Rumah Anti Gempa Part 2. Ada yang sudah tau tentang Rumah? Ingin tau..? Simak artikel berikut…

Pengertian Rumah

Rumah yaitu bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Dalam pengertian yang luas, Rumah tinggal bukan hanya sebuah bangunan struktural, Melainkan juga tempat kediaman yang memenuhi syarat-syarat kehidupan yang layak, Dipandang dari berbagai segi kehidupan masyarakat. Berdasarkan pengertian tersebut rumah tinggal dapat diartikan sebagai tempat tinggal yang memiliki berbagai fungsi untuk tempat hidup manusia yang layak.

Rumah anti gempa part 2 dapat di definisikan dengan berbagai macam struktur antara lain, Sebagai berikut…

=> Bagian pertama yaitu bahan material yang ringan

Setelah tahu apa saja material bangunan yang dibutuhkan, Langkah selanjutnya yaitu pemilihan material rumah anti gempa yang tepat dengan meminimalisir material bangunan yang sekiranya bisa menambah beban bangunan saat gempa. Dahulu kala, Nenek moyang kita merancang rumah dengan struktur kayu dan bambu atau rumbia dan ijuk yang ternyata terbukti lebih kukuh ketika ada goncangan gempa. Untuk rumah anti gempa masa kini, Kita bisa menggantinya dengan pemakaian beton aerasi, Bata ringan yang lebih baik daripada bata atau batako. Kemudian, Atap rumah anti gempa bisa menggunakan baja ringan dan genteng aspal gypsum atau GRC sebagai partisi yang membuat massa rumah menjadi lebih ringan.

=> Bagian kedua yaitu konstruksi rumah harus terikat satu sama lain

Sambungan antara kolom, Pondasi dan sloof pun harus diperhatikan detailnya agar mempunyai kekuatan yang cukup untuk menahan beban gempa. Selalu pastikan bahwa setiap elemen struktur bangunan baik dari tingkat struktural atau non-struktural terikat dengan baik satu sama lain. Hal ini dilakukan agar rumah anti gempa bisa lebih kukuh dan bisa menyalurkan beban gempa secara merata.

=> Bagian ketiga yaitu harus menyerap energi dari gempa bumi

Disebut sebagai damping structure atau struktur redaman, Rumah anti gempa harus bisa menyerap energi dari gempa bumi agar mampu mengurangi efek gempa. Hal ini dibagi menjadi dua yaitu tipe aktif yang menggunakan energi seperti listrik dan jenis pasif yang menggunakan kekuatan fisik. Beton bertulang sangat ideal untuk interior rumah anti gempa karena sangat fleksibel dan juga sangat tahan gempa. Namun, Baja harus memiliki hitungan yang tepat, Campuran yang tepat dalam dimensi beton dan presisi untuk balok dan kolom. Jika dibandingkan dengan struktur tahan gempa bumi, Damping structure dapat mengurangi intensitas gempa pada rumah anti gempa mulai dari 70 hingga 80 persen.

Baca joga : Rumah Anti Gempa Part 1