21
Sep

Rumah Tradisional Part 1

Salam sejahtera…

Ada yang sudah tau tentang Rumah, Kali ini kita akan bahas tentang Rumah Tradisional Part 1. Ingin tau? Simak artikel di bawah…

Rumah Tradisional

Pengertian rumah tradisional yaitu rumah yang dibangun dengan cara yang sama dari generasi kegenerasi dan tanpa atau dikit sekali mengalami perubahan. Rumah tradisional dapat juga dikatakan sebagai rumah yang dibangun dengan memperhatikan kegunaan, Serta fungsi sosial dan arti budaya dibalik corak atau gaya bangunan

Kali ini kita akan bahas tentang Rumah Tradisional Part 1, Sebagai berikut…

=> Yang pertama menggunakan konsep mixed combo

Konsep desain interior rumah gaya etnik dapat menggunakan konsep eklektik yang memadukan dua unsur atau gaya menjadi bentuk tersendiri dalam satu ruangan. Gaya ini menggabungkan unsur gaya historis dari masa lampau untuk menciptakan sesuatu yang baru dan asli. Dalam arsitektur dan desain interior, Elemen-elemen ini mencakup struktur Bangunan, Furnitur, Motif dekorasi, Ornamen sejarah, Motif budaya tradisional atau gaya dari negara lain. Konsep desain rumah etnik sederhana bergaya eklektik ini tidak terlihat formal dan kaku karena tampilan ruangan yang tidak semata-mata terfokus pada konsep tradisional saja. Selain itu ruangan juga akan tampak lebih dinamis dan ceria

=> Menggunakan teknik smart tech

Kita mungkin bertanya, Mungkinkah menggabungkan gaya rumah etnik sederhana dengan konsep futuristik? Konsep futuristik dirancang dengan mengandalkan imajinasi tentang ruang yang akan digunakan di masa depan. Biasanya desain ini menggunakan material logam dan bahan fabrikasi dengan efisiensi dan teknologi tinggi. Desain rumah konsep ini akan menciptakan inovasi-inovasi baru  yang berbasis smart technology sehingga desain unik dan iconic di lingkungan sekitarnya

=> Mendesain ruang komunal

Prinsip utama yang perlu diperhatikan pada desain rumah gaya etnik yaitu mengutamakan fungsi ruang-ruang komunal. Dalam hal ini misalnya pendopo yang merupakan ruang komunal telah menjadi ruang multifungsi bagi penghuninya, Baik itu sebagai ruang tamu, Ruang keluarga, Ruang makan, Maupun ruang serbaguna. Demikian pula halnya dengan teras luas pada rumah Betawi yang juga berfungsi sebagai ruang komunal. Desain interior joglo pada desain rumah etnik Jawa umumnya memang dibuat luas dengan membatasi penyekat ruangan atau dinding yang bersifat permanen. Area luas inilah yang tepat digunakan untuk ruang komunal yang menjadi inti sebuah rumah gaya etnik. Kita bisa menonjolkan ruang komunal ini dengan menciptakan gaya apa pun yang kita inginkan.

Prinsip ruang komunal juga berlaku pada rumah-rumah adat lainnya. Selain untuk menerima tamu, Ruang komunal ini juga dimanfaatkan sebagai area pertemuan Keluarga, Area makan, Atau upacara adat lainnya

juga : Kamar Minimalis Gaya Jaman Now