21
Sep

Rumah Tradisional Part 2

Salam sejahtera…

Ada yang sudah tau tentang Rumah, Kali ini kita akan bahas tentang Rumah Tradisional Part 2. Ingin tau? Simak artikel di bawah…

Rumah Tradisional

Pengertian rumah tradisional yaitu rumah yang dibangun dengan cara yang sama dari generasi kegenerasi dan tanpa atau dikit sekali mengalami perubahan. Rumah tradisional dapat juga dikatakan sebagai rumah yang dibangun dengan memperhatikan kegunaan, Serta fungsi sosial dan arti budaya dibalik corak atau gaya bangunan

Kali ini kita akan bahas tentang Rumah Tradisional Part 2, Sebagai berikut…

=> Menggunaka gaya sedikit matchy matchy

Palet warna yang direncanakan dengan cermat dan ketat merupakan ciri khas desain rumah tradisional sederhana. Pertimbangkan untuk memilih kain tirai yang unik jika kita menyukai jenis kain atau warna tertentu, Seperti misalnya tirai kelambu pada tempat tidur atau jendela. Selain itu, Jenis karpet tertentu misalnya seperti karpet persia dan permadani oriental yaitu salah satu elemen penentu lainnya pada desain rumah gaya etnik

=> Utamakan pencahayaan

Pencahayaan pada desain rumah tradisional sederhana cenderung lebih temaram untuk menciptakan kesan berwibawa dan syahdu. Masyarakat jawa terutama menganggap aji atau kewibawaan rumah sebagai salah satu faktor penting dalam penataan interiornya. Teknik pencahayaan seperti ini juga berlaku di hampir semua rumah adat lainnya

=> Manggunakan pola ornamen khas

Jika kita ingin tetap mempertahankan unsur tradisional, Kita harus memperhatikan ornamen yang terdapat pada setiap rumah gaya etnik. Interior rumah bergaya tradisional kerap menggunakan pola ornamen floral berupa pola-pola sulur tanaman atau dahan pohon. Tidak hanya pada dinding, Tetapi juga pada Ukiran, Kolom, Pintu, Jendela, dan elemen rumah lainnya. Mengapa pola floral? Sebab pola ini berhubungan dengan bunga atau tumbuhan yang melekat erat dengan kehidupan tradisional di pedesaan.

Tidak seperti gaya kontemporer yang cenderung tampak ramping dan berupa garis lurus, Gaya tradisional cenderung menerapkan desain yang halus dan berbentuk lengkung. Jika kita perhatikan pola batik, Ukiran keris, Patung-patung kayu, Atau garis-garis pada kain songket, Kita akan menemukan keteraturan, Konsistensi, dan Detail

Baca juga : Rumah Tradisional Part 1