26
Okt

Tahapan Membuat Taman Di Atap Rumah

Tahapan Membuat Taman Di Atap Rumah

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor Menjaga keasrian lingkungan hidup bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk di dalam rumah dengan cara membuat taman yang hijau dan asri. Lalu bagaimana ceritanya jika rumah yang dimiliki tidak terlalu luas apakah masih bisa membuat taman? Kalau sudah seperti ini kondisinya sebenarnya ada banyak solusi yang bisa dijadikan pilihan, diantaranya dengan membuat taman di atap rumah atau roof garden. Taman di atas atap merupakan salah satu alternatif penghijauan untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di kota-kota besar. Selain menambah keteduhan, roof garden juga bisa dimanfaatkan untuk menyerap gas beracun. Nah, dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, kali ini portal properti Lamudi akan memberikan beberapa tips untuk membuat taman di atap rumah. Berikut ini tahapan membuat taman di atap rumah, yuk simak penjelasannya.

1. Perhatikan Bentuk Atap Rumah

Taman di Atap Rumah

Ini adalah hal yang paling mendasar sebelum memutuskan membuat taman di atap rumah. soalnya tidak semua rumah bisa dibuat taman di atasnya. Terutama kalau tempat tinggalmu tidak memiliki bidang datar di bagian atapnya, maka akan sulit menciptakan taman yang asri nan hijau di sana.

Juga perhatikan kekuatan atap. Apakah atap rumahmu bisa menahan berat tanaman atau pepohonan yang akan ditanam? Jika kamu masih dalam tahap membangun rumah, tentu kedua hal ini akan lebih mudah dikondisikan. Kamu bisa mendesain atap agar mudah dijadikan taman.

2. Tujuan Membuat Taman

Taman di Atap Rumah

Hanya kamu yang bisa memastikan apa tujuan membuat taman di atap rumah. Kenapa? Karena agar ke depannya kamu tetap merawat taman dengan baik. Bukan hanya antusias di awal saja. Membuat taman di atap rumah butuh waktu, tenaga, dan niat. Sayang kalau nanti dibiarkan terbengkalai kan?

Apakah kamu melakukannya untuk menyalurkan hobi, bisnis atau sebagai tempat santai yang hijau dengan udara yang lebih segar? Apapun alasanmu, pastikan agar pembuatan taman ini memang benar-benar serius. Jangan sampai taman jadi tidak terurus dan tak terpakai lagi. Padahal dalam membuatnya pun pasti butuh biaya.

3. Pastikan Ada Akses Menuju Atap

Taman di Atap Rumah

Sudah punya lahan di atap, tekad bercocok tanam juga sudah kuat. Sekarang saatnya mengecek akses ke atap rumah. Sudah ada atau belum? Kalau belum ada, maka buatlah akses yang cukup nyaman untuk naik dan turun menuju taman di atap rumah. Kalau bisa, usahakan akses ini jangan terlalu sempit dan curam. Soalnya kemungkinan besar kamu akan membawa banyak barang ke sana.

4. Perhatikan Sinar Matahari di Atap Rumah

Taman di Atap Rumah

Tanaman butuh sinar matahari untuk bisa tumbuh dengan baik. Karena itu hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Apakah di bagian atap rumahmu mendapat sinar matahari yang cukup atau justru banyak terhalang karena gedung-gedung atau bangunan tinggi yang ada di sekitarnya.

Kalau atap rumahmu bisa mendapat asupan sinar matahari secara langsung, maka aman untuk segera membuat taman di atap rumah. Namun jika ternyata sebagian besar atap rumahmu terhalang gedung-gedung tinggi, masih bisa lho bercocok tanam.

Pilih saja tanaman yang bisa tumbuh tanpa banyak asupan sunar matahari. Misalnya saja suplir, lidah buaya, bunga Lili jenis Peace Lily atau Lili Paris, Daun Bahagia, Pohon Dolar, Sri Rezeki, dan masih banyak jenis tanaman lain yang bisa kamu pilih.

5. Saluran Air ke Atap

Saluran Air

Selain sinar matahari, tanaman juga sangat membutuhkan air. Saluran air ke taman harus sangat diperhatikan. Apakah kamu akan menggunakan cara konvensional membawa ember air ke atas atap setiap hari atau pilih cara yang lebih mudah, yaitu memasang instalasi pipa air di atap.

Selain itu, perhatikan juga masalah drainase taman. Pastikan jangan sampai air menggenang terlalu lama di atap. Genangan air yang dibiarkan terlalu lama  bisa merusak konstruksi atap. Selain itu, genangan air juga bisa jadi tempat tumbuhnya nyamuk yang bisa mengganggu kenyamananmu dan keluarga.

6. Buatlah Penghalang Angin

Taman di Atap Rumah

Penghalang angin bisa terbuat dari pagar kayu atau dinding. Fungsinya adalah agar taman tidak mudah rusak karena angin kencang yang mungkin datang. Penghalang angin ini juga bisa dijadikan pengaman ekstra bila anak-anak bermain di atap rumah.

Buatlah penghalang angin yang tidak terlalu solid. Kamu pun bisa memilih material penghalang yang mampu mempercantik tamanmu. Misalnya kayu ataupun bambu. Bukan hanya aman dari terpaan angin kencang, taman pun akan tampak lebih indah dan asri.

7. Buat Tempat Penyimpanan di Atap

Taman di Atap Rumah

Bercocok tanam pasti membutuhkan beberapa peralatan khusus. Misalnya ada pupuk, selang, sekop, dan lain-lain. Akan lebih praktis dan mudah jika peralatan ini ditempatkan di atap juga. Agar kamu tidak perlu membawanya bolak-balik naik dan turun.

Dengan banyaknya peralatan yang ada, maka bisa saja jadi berantakan kalau dibiarkan tergeletak begitu saja di atap. Agar taman lebih terkesan rapi, ada baiknya disediakan tempat penyimpanan khusus untuk perkakas berkebun ini. Taman lebih rapi, berkebun pun jadi tidak terlalu ribet.

8. Letakkan Tempat Duduk Santai di Taman

Meletakkan kursi di tengah tanamanmu juga seru, lho. Terutama jika rumahmu tidak memiliki halaman atau teras yang cukup nyaman untuk bersantai. Sekarang kamu bisa menciptakan tempat bersantai di taman atap rumahmu. Cukup letakkan kursi santai di atap rumah, dan taman di atap pun bisa difungsikan sebagai tempat bersantai.

Desain kursi pun bisa dipilih sesuai seleramu dan keluarga. Bisa kursi rotan yang nyaman, hammock, atau bahkan ayunan. Jangan lupa, letakkan kursi di bawah pelindung agar tidak terkena sinar matahari langsung. Jadi, acara bersantai di atap rumah pun bisa tetap nyaman.

9. Pencahayaan yang Cantik di Atap Rumah

Paling enak bersantai dikelilingi tanaman dilakukan di sore hari sambil minum teh atau ngemil. Karena sinar matahari sudah tidak panas. Bisa juga dilakukan di malam hari, ditemani hawa yang sejuk. Tapi tidak mungkin gelap-gelapan di atap, kan? Pasti kamu butuh lampu dan aliran listrik di atapmu.

Karena itu, rencanakan instalasi listrik dengan baik saat membuat taman di atap ini. Pencahayaan yang baik tidak hanya berguna untuk menerangi tamanmu saja. Bahkan kamu pun bisa mempercantik tamanmu. Misalnya, kamu bisa pilih lampu warna-warni ataupun temaram yang dipasang di sepanjang atap.

10. Pilih Tanaman yang Sesuai

Seperti niat berkebun di awal, pilih tanaman yang sesuai dengan tujuan berkebunmu. Misalnya suka bunga, maka atur sedemikian rupa agar jadi taman yang indah dan cantik. Tetapi jika kamu berniat menanam tanaman yang bisa dikonsumsi, bisa juga lho. Seperti cabe, sayur-sayuran, dan lain-lain.

Selain disesuaikan dengan niat awal, sesuaikan juga tanaman dengan asupan sinar matahari. Jika atap rumah tersinari matahari dengan baik maka lebih mudah. Karena pilihan tanaman bisa lebih beragam. Namun jika rumahmu dikelilingi gedung-gedung tinggi yang menghalangi sinar matahari, maka pilih jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak sinar matahari.

Sudah siap membuat taman di atap rumah? Yang pasti, jangan sampai lalai merawat tanamannya, ya. Sayangkan. Taman yang sudah dirancang sedemikian rupa dengan cantik, lalu dibiarkan terbengkalai begitu saja. Yuk, kita hijaukan dan percantik rumah dengan tanaman demi kualitas udara yang lebih baik.