04
Sep

Tips Gaya Rumah Scandinavian Part 2

Salam sejahtera…

Dibuka jasa desain bangunan baik eksterior maupun interior, Gambar 3D, RAB, Hingga pembangunan fisik baru maupun renovasi hub kami…

Kali ini kita akan bahas tentang Gaya Rumah Scandinavian Part 2. Ada yang sudah tau tentang Scandinavian? Ingin tau..? Simak artikel berikut…

Pengertian Scandinavian

Scandinavian yaitu sinonim dari kesederhanaan dan keanggunan. Gaya ini sangat dipengaruhi oleh gerakan modernis dan bauhaus dan ditandai dengan fungsi dan produksi massal yang terjangkau tanpa mengorbankan kualitas atau menghilangkan rahmat dan keindahannya. Musim dingin yang panjang dan minimnya sinar matahari menginspirasi desainer Skandinavia untuk menciptakan lingkungan dengan kesan Terang, Ringan dan Praktis dengan garis yang bersih. Desain Skandinavia memanfaatkan banyak kayu dengan bentuk ditekan dan kayu. Desainer Skandinavia terkenal sebagai Verner panton, Arne jacobsen, Eero aarnio, Alvar aalto dan Eero saarinen

Kali ini kita akan melanjutkan dari part 1 tadi tentang tips gaya rumah scandinavian, Sebagai berikut…

=> Memiliki Konsep Terbuka dan Terang

Cahaya alami sangat penting di wilayah Scandinavian, Terutama di bulan-bulan musim dingin karena berpengaruh terhadap Kesejahteraan, Kebahagiaan, dan Produktivitas para penghuninya. Oleh karena itu, Jendela kaca berukuran besar penuh akan berjajar di sisi rumah scandinavian untuk menangkap sinar matahari siang hari sebanyak mungkin. Selain itu, Jendela umumnya tetap bersih. Hampir tidak ada gorden atau blind tebal. Interior Scandinavian berkesan putih dan terang baik Dinding, Lantai, Langit-langit maupun komponen arsitektural lainnya seluruhnya memaksimalkan nuansa cahaya alami. Selain itu, Tata letak ruang terbuka membuat rumah terlihat dan terasa lebih terang dan cerah. Meskipun tema scandinavian memaksimalkan pencahayaan alami, Tata lampu juga penting dan patut dipertimbangkan. Penggunaan tata lampu ini terutama berkaitan dengan berbagai pilihan desain fixture lampu unik dan fantastis yang dapat juga berfungsi sebagai ornamen

=> Berbahan alami

Kayu dan bahan alami lainnya digunakan untuk interior yang secara visual dan fisik merupakan tekstur yang berkesan hangat dapat berfungsi sebagai insulator alami. Lantai kayu, Dinding, dan Tangga bahkan langit-langit berpanel kayu menciptakan ruang yang terlihat hangat dan suasana yang ramah

=> Pencinta alam

Warga scandinavian memiliki kecintaan akan alam yang mengakar kuat dan sebisa mungkin mereka mengambil setiap kesempatan untuk berada di alam terbuka. Oleh karena itu, Dalam mendesain model rumah scandinavian, Mereka berupaya memasukkan unsur alam di dalam rumah sebanyak mungkin. Interior scandinavian mencerminkan hal ini dengan menambahkan banyak tanaman alami dan berbagai furnitur dari bahan kayu untuk menikmati pemandangan alam karena warga scandinavian mayoritas pecinta alam

Baca juga : Tips Gaya Rumah Scandinavian Part 1