24
Jan

Tips-Tips Merawat Tembok Rumah Yang Lembab

Hasil gambar untuk tembok lembab

Arsitek Indo Kontraktor – Pada dasarnya setiap rumah menghasilkan udara yang menjadikan rumah lembab. Sebut saja aktivitas sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi. Tidak hanya aktivitas seperti itu, kita bernafas pun akan membuat udara menjadi lembab. Apalagi jika penghuni rumah banyak, maka akan semakin banyak pula kandungan air yang dihasilkan setiap hari bukan. Udara yang lembab bisa masuk ke dalam rumah melalui beberapa pintu, misal dari lantai atap rumah, ataupun jendela yang terbuka, dan bisa juga dari jendela yang terbuka saat musim hujan.

Tingkat kelembaban yang ideal sebenarnya adalah berkisar antara 50-60%. Itu merupakan tingkat kelembaban yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Kelembaban yang terlalu tinggi juga dapat membuat dinding-dinding pada rumah anda menjadi rusak dan kotor karena jamur ataupun lumut. Jika dinding anda pada kondisi yang lembab, biasanya anda juga akan mendapati tembok/dinding anda berjamur. Hal itu pastinya membuat anda merasa risih karena tidak sedap jika dipandang oleh mata. Tentunya, anda akan mengecat ulang dinding anda yang sudah berjamur tersebut bukan? Agar dinding menjadi segar dan indah kembali.

Hal – Hal yang diperhatikan saat mengecat Ulang

Hasil gambar untuk tembok lembab

Agar tidak sia-sia dalam mengecat tembok yang lembab yang mengakibatkan cat mengelupas ,inilah beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat anda ingin mengecat ulang tembok anda yang lembab adalah sebagai berikut :

  1. 1. Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu hal apa yang membuat dinding anda menjadi lembab dan kemudian  segeralah anda untuk mengenainya dengan benar.
  2. 2.Langkah kedua, semprotlah jamur yang menempel pada dinding anda dengan fungisida. Hal ini berguna untuk memberantas jamur dan lumut pada dinding dan mencegah agar jamur tidak lagi berkembang ataupun tumbuh kembali.

3. Sebelum anda mengecat ulang, anda harus mengikis terlebih dahulu permukaan dinding lembab anda untuk menghilangkan lapisan-lapisan yang mengelupas atau menggelembung. Jika sudah, anda bisa menggosok atau mengamplas dinding agar bersih dan rata.

  1. 4. Bersihkan sisa-sisa amplas ataupun debu yang menempel pada dinding. Anda bisa menggunakan kemoceng untuk membersihkannya.

5. Jika dinding mengalami keretakan, anda bisa menambahkan dempul terlebih dahulu. Hal ini guna menghaluskan dan menutup bagian yang retak. Pastikan juga anda memakai dempul dengan kualitas yang bagus. Nah, salah satu ciri dempul yang bagus adalah tidak memiliki banyak kandungan lilin

  1. 6. Setelah itu, anda dapat melapisi permukaan dinding yang sudah menjadi rata dengan cat dasar ataupun sealer. Jika memang diperlukan, anda bisa mengulangi pelapisan sealer untuk hasil yang lebih maksimal tentunya.
  2. 7. Pastikan cat yang anda gunakan memiliki sifat kedap air atau waterproff. Cat waterproff ini  merupakan cat yang tahan air yang bisa anda gunakan didalam rumah anda. Biasanya, cat waterproff digunakan pada kamar mandi yang areanya sangat lembab ataupun ruang bawah tanah.
  3. Tips Memilih Cat untuk Tembok yang Lembab

    Dengan berbagai macam dan merk cat yang sudah beredar di pasaran, anda tidak perlu bingung untuk memilih merk cat mana yang ingin anda gunakan. Tentunya, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memilih cat untuk dinding atau tembok anda, yaitu:

    1. Pilihlah cat anti jamur dan bakteri atau memang cat yang sudah didesain untuk ruangan yang lembab. Karena ruangan yang lembab itu tempat terbaik untuk para kuman, jamur dan bakteri dalam berkembang biak.
    2. Perhatikan kualitas cat. Gunakan cat yang tahan lama dan juga kuat akan air agar tidak mudah terkelupas. Untuk cat jenis seperti ini biasanya harganya agak mahal, namun akan sebanding dengan kualitas yang dihasilkan oleh cat ini.
    3. Selanjutnya, gunakan warna cat yang terang. Hal ini dimaksudkan agar jamur atau kerak pada dinding akan terlihat jika anda menggunakan warna yang terang dinding. Jika anda menggunakan warna yang gelap anda tidak bisa melihat apakah dinding anda terkena jamur atau kerak dinding. Mungkin, jika anda menyukai warna yang gelap, anda bisa mengaplikasikan cat dengan warna yang gelap sebagai aksen-aksennya saja atau anda bisa mengaplikasikannya ditempat yang lain yang jauh lebih kering dan tidak mudah terkena jamur dan lumut. (baca juga: cara mengatasi tembok merembes)
    4. Jika anda ingin menggunakan cat yang lebih murah, anda bisa menambahkan cairan khusus untuk menghalangi perkemban biakan jamur dan juga lumut. Cairan khusus yang bisa nada gunakan disebut dengan mildewcide. (baca juga: cara mengatasi tembok retak)
    5. Gunakanlah cat khusus eksterior. Cat jenis ini memiliki daya tahan yang bagus. Bahkan, Beberapa produsen cat berani untuk menjamin kualitas cat yang mereka produksi bahwa catnya tidak akan rusak dalam waktu 8 tahun.

Rumahku adalah Surgaku, maka dari itu, marilah kita jaga rumah kita agar sehat dan indah ya. Jika rumah kita sehat dan indah tentunya kita akan semakin nyaman untuk tinggal berlama-lama dirumah bersama keluarga kita. Semoga bermanfaat.